Disidang oleh DPRD, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dicecar soal Dualisme Kepemipinan

Kompas.com - 01/08/2019, 18:17 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat memasuki ruang sidang angket di lantai 8 Gedung DPRD Sulsel, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/HIMAWANGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat memasuki ruang sidang angket di lantai 8 Gedung DPRD Sulsel, Kamis (1/8/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diperiksa panitia khusus (Pansus) hak angket di lantai 8 Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Kamis (1/8/2019).

Nurdin mulai diperiksa sekitar pukul 16.00 Wita, dan sempat menyapa awak media sebelum memberi kesaksian.

Ketua pansus angket Kadir Halid mengatakan, materi pokok hak angket yang digelar anggota DPRD Sulsel adalah seputar kontroversi dualisme kepemimpinan di pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. 

"Jadi materi pokok hak angket kontroversi dualisme kepemimpinan. Lima poin besar daripada dugaan-dugaan dualisme sesuai dengan dokumen di panitia angket," ujar Kadir. 

Nurdin pun memberikan klarifikasi terkait lima poin yang menjadi landasan hak angket. Di poin pertama, Nurdin menjelaskan soal polemik SK pelantikan 193 pejabat pemprov yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. 

Baca juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Penuhi Panggilan Pansus Hak Angket di DPRD

Menurutnya, SK tersebut memang ditandantangani oleh wakil gubermur karena pada saat itu ia sedang cuti untuk melaksanakan umrah.

Namun, setelah mendapat hasil investigasi dari Komisi ASN, Kemenpan RB serta Kemendagri melalui Dirjen Otoda ternyata SK tersebut tidak sesuai UU Nomor 23 tahun 2014. Undang-undang tersebut menyebutkan bahwa wakil gubernur tidak boleh menandatangani SK. 

"Setelah dilakukan evaluasi, ada tim yang namanya tim kinerja pemerintah dan inilah yang bekerja sehingga lahirlah pembetulan dari SK 193 itu. Karena saya sebagau pejabat, jadi saya yang menandatangani, jadi saya pikir ini sudah selesai," kata Nurdin. 

Selain menyoroti kesalahan pada SK pelantikan 193 pejabat Pemprov, Kadir Halid juga menanyakan SK tentang Pokja Pengadaan Barang yang lagi-lagi ditandatangani Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang juga tidak sesuai undang-undang. 

Kadir mengatakan, isi SK baru yang dikeluarkan gubernur pada akhirnya juga tidak mengklarifikasi pembatalan SK yang ditandatangani wagub sehingga Kadir menyebut dua SK tersebut sah secara hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Positif Covid-19, Ratusan Pegawai Pemkab Nunukan Jalani 'Rapid Test'

ASN Positif Covid-19, Ratusan Pegawai Pemkab Nunukan Jalani "Rapid Test"

Regional
Cerita Anggota TNI Sembuh dari Covid-19: Cemas dan Was-was Begitu Tahu Terpapar...

Cerita Anggota TNI Sembuh dari Covid-19: Cemas dan Was-was Begitu Tahu Terpapar...

Regional
Waspada, 5 Titik Jalur Kereta Api di Daop 5 Rawan Bencana

Waspada, 5 Titik Jalur Kereta Api di Daop 5 Rawan Bencana

Regional
Info Terbaru, BNN Menduga Ada Ladang Ganja Tersembunyi di Tasikmalaya

Info Terbaru, BNN Menduga Ada Ladang Ganja Tersembunyi di Tasikmalaya

Regional
Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Regional
Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Regional
Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Regional
Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Regional
Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Regional
Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Regional
Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Regional
Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Regional
Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X