Polisi: Korban Dugaan Penipuan Investasi Jamu Herbal Capai 1.765 Orang

Kompas.com - 23/07/2019, 13:51 WIB
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Selasa (23/7/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Selasa (23/7/2019).

KLATEN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Klaten mencatat jumlah total korban dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang dengan modus investasi jamu herbal PT Krisna Alam Sejahtera (KAS) mencapai 1.765 orang.

Korban penipuan investasi jamu herbal tersebut tersebar di wilayah eks Karesidenan Surakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kami sudah lakukan inventarisir sekitar 60 persen data korban penipuan PT KAS. Terakhir nomor yang paling besar kami data itu 1.765. Jadi, kemungkinan total mitra kerja PT KAS tepatnya 1.765 orang," kata Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, saat ditemui Kompas.com di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Polisi Kebut Berkas Kasus Dugaan Penipuan Investasi Jamu Herbal yang Rugikan Rp 17 Miliar

Dicky menyampaikan, data korban penipuan investasi jamu herbal tersebut akan direkap sesuai nomor register.

Jika data itu masih kurang, pihaknya akan berkoordinasi dengan para mitra kerja untuk melengkapi data tersebut.

"Data-data yang sudah catat kami buat list. Nomor 001 itu siapa sampai 1.765 itu siapa. Kalau masih ada kekurangan kami akan koordinasi dengan para mitra untuk melengkapi nomor registernya," terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dicky mengatakan, jumlah kerugian yang dialami masing-masing korban penipuan investasi jamu herbal bervariasi. Mulai dari yang terkecil Rp 8 juta dan paling besar Rp 648 juta per orang.

"Kami belum koordinasi dengan tersangka AF apakah akan mengembalikan uang korban atau sebagian, kami belum menanyakan itu. Karena fokus kami hanya untuk penyidikan tindak pidana penipuan," ungkap dia.

Baca juga: Kerugian Korban Penipuan Investasi Jamu Herbal Diduga Lebih dari Rp 17 M

Sampai saat ini polisi masih menginvetarisasi aset PT KAS yang berlokasi di Jalan Ceper-Trucuk, Dusun Kiringan, Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah.

Polisi juga menelusuri temuan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dari tersangka AF. 

"Kami akan menelusuri kendaraan-kendaraan itu ada di mana. Dan masih ada kendaraan fisik yang masih berada di tangan staf. Statusnya kendaraan ini dipinjamkan kepada staf untuk operasional," ujar Dicky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.