Kerugian Korban Penipuan Investasi Jamu Herbal Diduga Lebih dari Rp 17 M

Kompas.com - 22/07/2019, 10:43 WIB
Pelaku dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang dengan modus investasi jamu herbal, AF dibawa ke Polres Klaten, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPelaku dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang dengan modus investasi jamu herbal, AF dibawa ke Polres Klaten, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019).

 

 

KLATEN, KOMPAS.com — Polres Klaten masih menghitung jumlah kerugian korban dugaan penipuan dan penggelapan uang dengan modus investasi jamu herbal yang dilakukan oleh pemilik PT Krisna Alam Sejahtera (KAS), AF.


"Kami masih melakukan pendataan korban untuk mengetahui jumlah total kerugian dalam kasus ini," kata Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Dicky Hermansyah saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Senin (22/7/2019).

Pihaknya memprediksi jumlah kerugian korban yang merupakan mitra kerja PT KAS ditaksir lebih dari Rp 17 miliar. Bahkan, kerugian itu masih akan terus bertambah.  

Baca juga: Terduga Pelaku Penipuan Investasi Jamu Herbal Ditangkap di Bogor

Menurut Dicky, korban dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut mencapai ribuan orang.

Korban tidak hanya berasal dari sekitar lokasi berdirinya PT KAS di Dusun Kiringan, Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten, tetapi juga tersebar hampir di seluruh wilayah Klaten.

"Kemarin (Minggu) kami baru dapat data korban dari nomor register (pendaftaran) 1.300 sampai 1.700. Yang dari nomor register 1-1.300 kami belum dapat. Data yang ada ini akan kami hitung dulu kerugiannya," katanya.

Baca juga: 5 Fakta Penipuan Investasi Jamu Herbal, Tergiur Untung Besar hingga Pelaku Dijerat Pasal Pencucian Uang

Dicky menambahkan AF telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini. AF ditangkap bersama dengan keluarganya di sebuah SPBU di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019) malam.

Dalam kasus ini AF dijerat dengan Pasal 372 tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

"Kami sudah tetapkan status AF sebagai tersangka tunggal dalam kasus ini," ungkap Dicky.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Regional
4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X