Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Kompas.com - 18/07/2019, 21:10 WIB
Foto Karoman korban mutilasi tanggal 16 Juni lalu yang salah satu pelakunya atas nama Ibrahim sudah terungkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG Foto Karoman korban mutilasi tanggal 16 Juni lalu yang salah satu pelakunya atas nama Ibrahim sudah terungkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

INDRALAYA, KOPAS.com - Mardiah, istri dari Karoman, mengaku gelisah karena masih ada pelaku mutilasi suaminya yang belum tertangkap.

Mardiah berharap polisi segera mengungkap pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Sebelumnya, Polres Ogan Ilir telah menangkap dan menetapkan satu orang atas nama Ibrahim (22) sebagai tersangka kasus tersebut.


“Aku minta pelaku lain juga segera ditangkap, selama mereka belum ditangkap, saya masih gelisah dan tidak tenang," kata Mardiah, Kamis (18/7/2019).

Mardiah minta Ibrahim yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dihukum berat, kalau perlu hukuman mati.

Baca juga: Korban Mutilasi Ogan Ilir Tinggalkan 5 anak, Istri Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Permintaanya itu bukan tanpa alasan, sebab setelah kematian suaminya ia mengaku berat menjalani hidup untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Setelah suaminya meninggal, ia harus menghidupi anaknya yang berjumlah 4 orang sendirian dengan cara bekerja apa saja asal menghasilkan uang.

Mardiah belum rela dengan kepergian suaminya. Ia mengangap suaminya masih hidup selama potongan tubuhnya belum ditemukan.

“Saya minta pelaku dihukum mati, dia sudah menyusahkan aku dan anak-anakku, selama ini Karoman yang menghidupi kami,” kata dia.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Regional
Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X