Sejumlah Rumah Warga Ambruk akibat Gempa Magnitudo 7,2 di Maluku Utara

Kompas.com - 14/07/2019, 19:38 WIB
Gempa bumi magnitudo 7,2 di Halmahera membuat Warga Kota Ternate, Maluku Utara lari berhamburan keluar, Minggu (14/07/2019) YAMIN ABDUL HASANGempa bumi magnitudo 7,2 di Halmahera membuat Warga Kota Ternate, Maluku Utara lari berhamburan keluar, Minggu (14/07/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah rumah warga di beberapa desa di wilayah Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dilaporkan ambruk setelah gempa 7,2 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 18.10 WIT.

Kabid Bidang Kedaruratam dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuha, Sudarto mengungkapkan, dari laporan sementara yang diterima, ada sejumlah rumah warga yang rusak dan ambruk akibat gempa tersebut.

“Dari laporan warga ada sejumlah rumah di beberapa desa yang rusak dan roboh akibat gempa,” kata Sudarto saat dikonfirmasi via telepon selulernya dari Ambon, Minggu malam.

Baca juga: Dalam 2 Jam, 19 Gempa Susulan Guncang Labuha, Maluku Utara

Dia menyebutkan, sejumlah desa yang terdampak gempa itu, yakni di Desa Gane Dalam, Ranga-Ranga, Lemo-Lemo, dan Bacan Timur. Selain itu, desa lainnya yang ikut yang terdampak gempa antara lain Desa Bori, Saweang, yang sebelumnya sempat terdampak gempa 7,1 magnitudo beberapa hari yang lalu.

“Desa Gane Dalam dekat dengan titik gempa dan ada laporan beberapa rumah warga di sana roboh, begitu juga di Desa Ranga-Ranga, Lemo-lemo dan Desa Bacan Timur, di Bori dan Saweang yang sebelumnya juga terdampak gempa kemarin,” katanya.

Meski ada rumah warga yang rusak, namun dia belum dapat memastikan jumlahnya. Sudarto mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pada penanganan warga yang mengungsi.

“Kita belum bisa memastikan jumlahnya. Tapi semua laporan warga mengenai rumah yang roboh itu kita tamping semua. Saat ini kita fokus dulu untuk tanggap darurat. Kita juga belum turun ke desa-desa tersebut karena semua warga di sana sudah mengungsi,” katanya.

Baca juga: Khawatir Tsunami Pasca-gempa Maluku, Warga Mengungsi ke Pegunungan

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Labuha pada pukul 18.10 WIT. Episentrum gempa tersebut berada pada titik koordinat 0.59 Lintang Selatan dan 128.06 Bujur Barat atau berjarak 62 km Timur Laut Labuha, Maluku Utara . Ada pun gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X