Ini Kata Pemkot soal Tata Tertib RW di Kota Malang yang Denda Zina dan KDRT

Kompas.com - 12/07/2019, 21:33 WIB
Tata tertib di RW 2 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang viral di media sosial. HandOutTata tertib di RW 2 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang viral di media sosial.

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang memastikan belum ada warga di RW 2 Kelurahan Mulyorejo yang dikenai tata tertib.

Sebab, meski sudah ditetapkan oleh ketua RW, tata tertib yang kontroversi itu masih dalam tahap sosialisasi.

Tata tertib di RW 2 itu menuai sorotan karena setiap poin mengandung nilai uang.

Baca juga: Ini Alasan Ketua RW di Malang Buat Tata Tertib Denda Berzina Rp 1,5 Juta, KDRT Rp 1 Juta

Salah satunya, kewajiban membayar Rp 1,5 juta bagi warga pendatang pindah tetap, denda Rp 1,5 juta bagi pezina, denda Rp 1 juta bagi pelaku KDRT, denda Rp 500.000 bagi pemakai dan pengedar narkoba serta kompensasi 2 persen bagi warga yang menjual rumah dan tanahnya.

"Itu tataran konsep yang dimintakan respon balik ke masyarakat. Sehingga sampai saat ini belum ada satu pun warga yang merealisasikan tatib itu," kata Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto di Balai Kota Malang, Jumat (12/7/2019).

Wasto mengaku sudah memanggil Camat Sukun dan Lurah Mulyorejo terkait kasus itu. Wasto juga sudah mendapatkan klarifikasi dari pengurus RW 2 dan RT yang ada di wilayah RW 2.

Menurutnya, ada kesalahan administrasi yang dilakukan oleh pengurus RW. Karena pengurus RW sudah menanda tangani dan menstempel tata tertib tersebut padahal masih akan disosialisasikan kepada warga. 

Menurut Wasto, pengurus RW sudah sepakat untuk merevisi tata tertib itu sebelum akhirnya tersebar di media sosial.

"Karena memang spirit dan semangatnya untuk mendapatkan respon balik, katanya sudah sepakat untuk melakukan revisi. Belum direvisi sudah viral," katanya.

Baca juga: Viral Tata Tertib RW di Kota Malang, Berzina Didenda Rp 1,5 Juta, KDRT Rp 1 Juta

Wasto lantas meminta pengurus RW 2 untuk merevisi tata tertib tersebut, termasuk meminta sejumlah poin untuk dihapus.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X