Kompas.com - 09/07/2019, 07:18 WIB
Desain Underpass yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani-Jalan Jemursari, Surabaya istimewaDesain Underpass yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani-Jalan Jemursari, Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya berencana melanjutkan proyek underpass di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur.

Wacana proyek underpass Jalan Ahmad Yani itu sedianya sudah direncanakan sejak 2016 lalu dan akan dibangun pada tahun 2017 oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII.

Namun, proyek itu belum bisa diwujudkan dan akan mulai dikerjakan tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.

"Underpass (Ahmad Yani) sudah dalam kajian kita. Insya Allah kita juga akan melakukan kajian-kajian di titik yang macet dan akan kita carikan solusinya," kata Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi, Senin (8/7/2019).

Baca juga: 31 Mei 2019, Risma Akan Resmikan Underpass Bundaran Satelit Surabaya

Karena itu, ia membutuhkan pengertian dari masyarakat apabila proyek tersebut dimulai akan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Kendati demikian, kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya itu disebut untuk kepentingan masyarakat umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, dengan adanya underpass di Jalan Ahmad Yani tersebut, kemacetan yang sering terjadi di Bundaran Dolog akibat persimpangan kendaraan yang melaju dari arah Sidoarjo menuju Jalan Jemursari, Surabaya, bisa terurai.

"Kalau (proyek underpass) ini tidak dilakukan sekarang, maka dampak (kemacetan) akan semakin besar. Memang dengan pembangunan ini (jalan) jadi macet, tapi nanti akan lebih baik lagi untuk masyarakat," ujar dia.

Proyek underpass Ahmad Yani ini akan dibangun menggunakan APBN dengan anggaran awal Rp 350 miliar, namun jumlahnya ditekan menjadi Rp 273 miliar dengan masa pengerjaan selama kurang lebih 2,5 tahun.

Underpass Ahmad Yani ini terdiri dari dua jalur denhan panjang mencapai 860 meter dengan kedalaman 8 meter.

Baca juga: H-10 Lebaran, Pengerjaan Underpass di Sleman Dihentikan

Menurut rencana, underpass dimulai sebelum lampu lalu lintas arah Jalan Jemursari dan berakhir di depan frontage Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Jalan Ahmad Yani dulunya direncanakan sebagai underpass pertama di Surabaya. Kini, Surabaya sudah memiliki underpass pertama di Mayjend Sungkono, yang resmi beroperasi sejak 31 Mei 2019 lalu, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya ke-726.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X