Gubernur Sulsel: Tidak Ada Persiapan Khusus Hadapi Angket, Saya Enak Tidur Kok

Kompas.com - 05/07/2019, 19:09 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri pertemuan di Universitas Hasanuddin, Kamis (23/5/2019). Dok Humas Pemprov Sulsel Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri pertemuan di Universitas Hasanuddin, Kamis (23/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.comGubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, hak angket yang digulirkan di DPRD harus dihormati dan berjalan karena merupakan hak dewan.

Namun, dia mempertanyakan apa hak angket DPRD Sulsel terhadap dirinya dan wakilnya bisa dibuktikan atau tidak dalam prosesnya.

Dia menuturkan, pada hak angket tidak mutlak Gubernur yang harus dipanggil. Pihak DPRD Sulsel harus lebih dulu memanggil semua pihak.

Baca juga: Hari Pertama Kerja, Gubernur Sulsel Copot Pejabat Penting di Pemprov Sulsel

 

Jika dibutuhkan pemanggilan dirinya, barulah gubernur dipanggil.

“Tidak apa-apa saya dipanggil. Tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi hak angket. Saya enak saja dan enak tidur kok. Saya tahu apa yang saya kerjakan,” kata Nurdin, Jumat (5/7/2019).

Saat ditanya hak angket DPRD Sulsel diduga mengarah pemakzulan, Nurdin siap dipecat jika itu merupakan kehendak rayat.

“Hari ini pun saya siap dipecat, kalau rakyat sudah tidak mau dipimpin. Saya siap berhenti,” ujar dia.

Baca juga: DPRD Sulsel Resmi Ajukan Hak Angket untuk Gubernur Nurdin

Sebelumnya telah diberitakan, hasil sidang paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang digelar di ruang paripurna Kantor DPRD Sulsel, Senin (24/6/2019) sangat mengejutkan.

Penggunaan hak angket untuk pemerintahan gubernur Sulsel Nurdin Abdullah beserta wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman, resmi diloloskan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X