Kompas.com - 10/06/2019, 18:57 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri pertemuan di Universitas Hasanuddin, Kamis (23/5/2019). Dok Humas Pemprov Sulsel Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri pertemuan di Universitas Hasanuddin, Kamis (23/5/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mencopot Kepala Inspektorat Sulsel yang selama ini diemban Lutfie Natsir. Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani.

Hayat mengatakan, pencopotan Lutfie itu hal yang lumrah meski ia enggan membeberkan alasan Nurdin Abdullah mencopot pejabat eselon II itu.

"Itu hak prerogatif pimpinan. Kapan saja diamanahkan dan dicopot bisa saja. Tapi, secara mendasar alasan pencopotannya itu tidak perlu saya publis dulu, nanti Pak Gubernur yang umumkan," kata Hayat, kepada wartawan, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Akhirnya, Gubernur Sulsel Segera Lantik 193 Pejabat yang Sempat Ditunda

Hayat menambahkan, jabatan Inspektur di Sulsel bakal diisi sementara oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Rahim. Untuk masalah pencopotan menurutnya harus terselesaikan dengan baik.

"Kami ingin lari cepat ini. Masalah temuan harus terselesaikan dengan baik. Karena ini kan ingin menunjukkan good governance sehingga biasalah yang begini," imbuh dia.

Nurdin Abdullah sendiri saat halalbihalal di lingkup Pemprov Sulsel, Senin (10/6/2019), membuat pernyataan kepada seluruh perangkat kerja di lingkup Pemprov Sulsel untuk tidak menjadi duri dalam daging.

Menurutnya, hal seperti itu dapat menghalangi kerja-kerja pemerintahan dalam mewujudkan seluruh program yang ditujukan kepada masyarakat.

"Enggak boleh, enggak boleh itu terjadi, karena mengganggu kerja kita. Itu sangat mengganggu. Setiap OPD telah diberi kesempatan, bersaing membangun sebuah program, bukan terus membangun pemberitaan keliru atau hoaks, dan itu harus dihentikan," ujar lelaki yang bergelar profesor ini.

Dalam kesempatan itu juga, mantan Bupati Bantaeng ini mengatakan, bahwa oknum yang disebutnya sebagai duri dalam daging itu membuatnya sedikit tidak nyaman dan membuat rakyat ikut dirugikan.

Baca juga: Gubernur Sulsel Minta Warganya Tidak Tanggapi People Power secara Berlebihan

Imbasnya, ia dan wakilnya Andi Sudirman Sulaiman tidak bisa lagi mentolerir langkah-langkah yang disebutnya keliru tersebut.

"Kalau tidak menghadap pada saya, saya akan berhentikan, Insya Allah. Karena saya kira masih banyak orang, 90 persen pegawai yang ada di lingkup pemprov yang memiliki kapabilitas dan punya kualifikasi, serta berintegritas," kata Nurdin, sebelum SK pencopotan Lutfie Natsir keluar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.