Oknum Guru yang Cabuli 30 Siswa di Lamongan Diduga Punya Gangguan Psikologis

Kompas.com - 05/07/2019, 09:00 WIB
SR duduk tertunduk saat dihadirkan dihadapan awak media dalam rilis di Mapolres Lamongan, Kamis (4/7/2019). HAMZAH ARFAHSR duduk tertunduk saat dihadirkan dihadapan awak media dalam rilis di Mapolres Lamongan, Kamis (4/7/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pihak kepolisian sudah resmi menetapkan SR (41), oknum guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Jawa Timur, sebagai tersangka dalam dugaan kasus pencabulan terhadap 30 siswanya, Kamis (4/7/2019).

Meski sejauh ini, baru dua korban yang berani melaporkan kejadian yang dialami kepada polisi.

Atas perbuatan bejat yang dilakukan kepada para siswanya, SR pun terancam hukuman berat.

Dengan dalam waktu dekat, pihak kepolisian juga bakal memeriksa kejiwaan pelaku yang sudah dengan tega melakukan perbuatan bejat tersebut kepada para siswanya, yang rata-rata masih berusia 11 tahun.


Baca juga: Modus Guru Cabul Lamongan, Ancam Beri Nilai Jelek ke Korban

"Tersangka ini kemungkinan ada gangguan psikologis, nanti akan kami periksa kembali kondisi kejiwaannya dalam waktu dekat," ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Kamis (4/7/2019).

Dari dua korban yang sudah melaporkan kejadian yang dialami, pihak kepolisian sudah mendapatkan sejumlah barang bukti kuat. Termasuk, kerusakan di bagian intim salah seorang korban.

Polisi menduga korban dari ulah bejat sang guru cabul ada sekitar 30 siswa, baik siswa laki-laki maupun perempuan.

"Kalau dilihat sekilas memang dia tampak sehat (fisik), tapi psikologis kan butuh pemeriksaan dari ahlinya. Secepatnya akan kami periksakan lagi bagaimana kejiwaannya," tutur dia.

Baca juga: Oknum Guru Diduga Cabuli 30 Murid SD Sejak Oktober 2018

SR dilaporkan oleh orangtua dari dua anak perempuan berusia 11 tahun yang menjadi korban kelakuan bejat pelaku.

Orangtua korban berinisial AG (48) dan HD (37) melaporkan kepada pihak kepolisian tertanggal 10 Mei 2019.

Pihak kepolisian menduga, korban dari oknum guru cabul tersebut lebih dari dua orang orang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X