Kompas.com - 02/07/2019, 16:05 WIB
MKKS SMP Swasta se-Surabaya dan ratusan guru swasta melakukan demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/7/2019). Mereka menuntut adanya penambahan pagu untuk SMP negeri di Kota Pahlawan. KOMPAS.com/GHINAN SALMANMKKS SMP Swasta se-Surabaya dan ratusan guru swasta melakukan demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/7/2019). Mereka menuntut adanya penambahan pagu untuk SMP negeri di Kota Pahlawan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta se-Surabaya beserta ratusan guru swasta melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/7/2019) siang.

Unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya yang mengeluarkan kebijakan berupa penambahan pagu peserta didik untuk SMP Negeri.

Kebijakan itu dinilai sangat merugikan karena SMP swasta di Surabaya masih kekurangan peserta didik baru.

Koordinator MKKS SMP swasta Erwin Darmogo mengatakan, pagu untuk SMP swasta secara menyeluruh baru terisi 30 persen.

Sedangkan kebutuhan siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) sekitar 23.000 calon siswa. Namun, sampai saat ini masih di angka 16.000 siswa.

"Itu pun tidak merata, karena ada sekolah yang sampai saat ini cuma mendapat lima siswa baru," kata Erwin, Selasa.

Baca juga: Bima Arya Duga Ada Praktik Jual Beli Surat Domisili Dalam Sistem Zonasi PPDB

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, ucap Erwin, pada 27 April, Dinas Pendidikan Kota Surabaya manyatakan bahwa pagu tiap rombel hanya berjumlah 32 siswa.

Namun, di tengah jalan, aturan yang sudah disepakati itu diubah. Pagu yang awalnya berjumlah 32 siswa bertambah menjadi 38 siswa lebih.

Ia juga menyayangkan lantaran Dinas Pendidikan Kota Surabaya tidak memberitahukan kebijakan baru tersebut kepada sekolah swasta di Surabaya.

"Ketika ada perubahan kebijakan, kami tidak mendapat pemberitahuan resmi. Malah tahu dari media, kami kan kaget," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.