Kisah Aipda Andreas, Berhasil Tangkap Pelempar Pos Polisi Walau Mata Terluka

Kompas.com - 02/07/2019, 05:55 WIB
Aipda Andreas Dwi Anggoro (kiri) saat menerima ucapan selamat dari Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, atas penghargaan berupa kenaikan pangkat yang didapatkan, Senin (01/7/2019). Dok. Aipda AndreasAipda Andreas Dwi Anggoro (kiri) saat menerima ucapan selamat dari Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, atas penghargaan berupa kenaikan pangkat yang didapatkan, Senin (01/7/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pada November 2018, pos polisi yang berada di dekat area Wisata Bahari Lamongan (WBL), di Kecamatan Paciran, Lamongan, menjadi sasaran pelemparan oleh dua orang. 

Aksi itu mengakibatkan salah satu bagian kaca jendela di pos polisi tersebut pecah. 

Aksi pelemparan tersebut berhasil terungkap berkat aksi heroik yang dilakukan oleh Aipda Andreas Dwi Anggoro, yang saat itu masih berpangkat Bripka dan bertugas sebagai anggota Polsek Paciran.

Bripka Andreas kala itu dengan berani mengejar kedua pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor secara berboncengan. Belakangan diketahui jika salah satu pelaku merupakan terduga teroris.

Bripka Andreas yang kini berpangkat Aipda menuturkan kisahnya, Senin (1/7/2019). 

Baca juga: 5 Fakta Penyerangan Pos Polisi Lamongan, Densus 88 Turun Tangan hingga Pelaku Mantan Polisi

Awalnya, dia berada di pos polisi tersebut dan mengobrol dengan sejumlah sekuriti WBL lantaran belum kembali ke Polsek Paciran. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pos biasanya memang enggak ada orang saat malam, tapi kebetulan waktu itu saya ada di sana usai ngobrol dengan teman-teman sekuriti WBL. Kemudian tiba-tiba ada orang yang melempari pos," ujar Andreas.

Melihat kejadian tersebut, naluri Andreas sebagai anggota keamanan muncul. Ia kemudian tanpa takut sedikitpun coba mengejar pelaku yang sudah lebih dulu kabur melarikan diri.

Meskipun saat itu Andreas hanya seorang diri, ia tetap menyusul pelaku dengan mengendarai sepeda motor.

"Usai mendapat informasi dari teman-teman sekuriti WBL terkait ciri pelaku dan motor yang ditumpangi, saya coba mengejarnya dan berhasil menemukan mereka berdua," kata dia.

Baca juga: Bupati Lamongan Sampaikan Hormat dan Salut atas Tindakan Bripka AA

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.