Pengumuman PPDB Sempat Ditunda, Dinas Pendidikan Banten Klaim Tak Ada Masalah

Kompas.com - 01/07/2019, 17:26 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Senin (1/7/2019) Acep NazmudinKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Senin (1/7/2019)

SERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, sempat ditundanya pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Provinsi Banten tidak menjadi masalah. 

Menurut dia, indikator adanya masalah atau tidak adalah dari jumlah komplain yang datang dari masyarakat terkait penundaan pengumuman hasil PPDB.

"Ini hari pertama pasca-pengumuman, saya belum nemu hal yang aneh-aneh, malah banyak ucapan terima kasih pada gubernur," kata Engkos kepada wartawan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (1/7/2019).


Baca juga: Ini Alasan Sebenarnya Pengumuman Hasil PPDB SMA dan SMK Banten Ditunda

Engkos beralasan penundaan pengumuman terpaksa dilakukan lantaran adanya perubahan Permendikbud  No 15 tahun 2018 menjadi Permendikbud Nomor 20 tahun 2019, dimana kuota untuk jalur prestasi bertambah dari lima menjadi 15 persen.

Kendati demikian, kata dia, penundaan pengumuman tidak memakan waktu lama, malah jauh lebih cepat mengingat perlu banyak yang diubah menyesuaikan dengan Permendikbud baru.

"Bayangkan perubahan peraturan menteri dalam waktu singkat, perubahan jalur zonasi, perubahan jalur prestasi, tidak ada masalah," kata dia.

Menurut Engkos, secara keseluruhan, PPDB tahun ini di Provinsi Banten jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jumlah peminat masuk SMA/SMK negeri ada peningkatan lebih dari 20 ribu calon siswa.

Baca juga: Pengumuman PPDB SMA/SMK Banten Ditunda karena Belum Dilaporkan ke Gubernur

Pada PPDB tahun kemarin, kata dia, jumlah peminat masuk SMA/SMK negeri sebanyak 70 ribu calon siswa, sementara yang diterima sekitar 56 ribu. Sementara pada tahun ini meningkat menjadi 90 ribu peminat dengan kuota sekitar 76 ribu.

"Tahun ini lebih bagus, kurang-kurang mah ada aja, kurang dikit-dikit, sejak ada pengumuman tidak ada masalah, tidak ada komplain, kalau komplain tidak diterima itu wajar, tidak diterima itu wajar," kata dia.




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X