Polisi Kembali Limpahkan Berkas 5 Komisioner KPU Palembang ke Jaksa

Kompas.com - 27/06/2019, 14:32 WIB
Penyidik Gakkumdu saat melimpahkan berkas perkara lima komisioner KPU Palembang yang diduga melakukan pelanggaran pemilu kepada Kejasaan Negeri Palembang, Rabu (19/6/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPenyidik Gakkumdu saat melimpahkan berkas perkara lima komisioner KPU Palembang yang diduga melakukan pelanggaran pemilu kepada Kejasaan Negeri Palembang, Rabu (19/6/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com — Pihak kepolisian kembali melimpahkan berkas perkara dugaan pidana pemilu yang menjerat lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang kepada kejaksaan setempat.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri ( Kejari) Palembang sempat mengembalikan berkas penyidikan kepada penyidik Gakkumdu Polresta Palembang untuk kembali dilengkapi.

Setelah berkas dilengkapi dengan memeriksa kembali Ketua KPU Palembang, penyidik Gakkumdu akhirnya menyerahkan kembali berkas tersebut pada Rabu (26/6/2019).

"Karena berkasnya sudah lengkap, kemarin kami kembalikan kepada jaksa berkas penyidikannya untuk lima komisioner KPU Palembang," kata penyidik Gakkumdu Polresta Palembang, Iptu Hamsal, Kamis (27/6/2019). 

Baca juga: Agar Terjalin Kerja Sama, Kapolri Harap Ada Polisi Jabat Komisioner KPK

Hamsal mengatakan, saat ini berkas pelimpahan telah masuk pada tahap 2 untuk diperiksa oleh penyidik Kejari Palembang.

Setelah lengkap (P21), Kejari akan melimpahkan berkas itu ke pengadilan agar lima komisioner yang menjadi tersangka menjalani sidang. 

"Sudah kami periksa sesuai prosedur, sekarang tinggal dari jaksa untuk dilanjutkan ke pengadilan," ujarnya.

Baca juga: Jaksa Minta Sertakan Tersangka Saat Pelengkapan Berkas Penyidikan 5 Komisioner KPU Dikembalikan

Sebelumnya, Kejari Palembang mengembalikan berkas pemeriksaan lima komisioner KPU kepada penyidik Gakkumdu untuk kembali dilengkapi pada Minggu (23/6/2019) kemarin. 

Lima komisioner KPU tersebut ditetapkan tersangka setelah dilaporkan oleh Bawaslu Palembang lantaran diduga telah menghilangkan hak pilih warga pada penyelenggaraan pemilu 17 April kemarin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X