Puluhan Smelter Tutup, Wali Kota Pangkal Pinang Khawatir Ada Ribuan Pengangguran

Kompas.com - 26/06/2019, 23:40 WIB
Peninjauan smelter oleh Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Akli di Ketapang, Rabu (26/6/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURPeninjauan smelter oleh Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Akli di Ketapang, Rabu (26/6/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, mulai mengkhawatirkan dampak penutupan puluhan smelter timah.

Wali Kota Pangkal Pinang Maulan Akli mengatakan, lebih dari empat puluh smelter berhenti beroperasi, dan separuhnya berada di wilayah Pangkal Pinang.

"Jika satu smelter merekrut 50 orang, kali 20 smelter sudah seribu tenaga kerja yang berhenti. Belum lagi dampak pada anak, istri hingga nenek mereka. Ini soal pendapatan keluarga," kata Maulan kepada awak media, seusai mengunjungi smelter di daerah Ketapang, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Investor China Bangun Pabrik Smelter Senilai Rp 14 Triliun di Konawe

Dia menuturkan, banyak laporan pada Pemkot Pangkal Pinang terkait smelter yang harus ditutup karena tidak bisa ekspor.

Penutupan itu selain berdampak pada penerimaan pajak negara, juga dikhawatirkan menyebabkan pengangguran massal. Dampak lain yang dikhawatirkan pemkot, meningkatnya angka kemiskinan dan kriminalitas.

"Saya sudah cek kondisinya, tidak hanya kata orang. Nanti akan saya laporkan langsung ke presiden saat pertemuan di Semarang," ujarnya.

Salah satu pengelola smelter dari United Smelting, Zainal Arifin, mengakui adanya penghentian operasi.

Baca juga: CEO Freeport: Kami Akan Bangun Smelter seperti yang Diminta Pak Presiden

Menurut Zainal, perusahaan terkendala sertifikasi yang diberlakukan pemerintah sehingga produk olahan tidak bisa dipasarkan.

Informasi yang dirangkum Kompas.com, total terdapat sebanyak 49 smelter yang sertifikasi clean dan clear (CNC) yang tidak berlaku lagi, sementara lainnya belum mengantongi sama sekali.

Sertifikasi CNC ini meliputi keterangan asal usul pasir timah yang hendak dilebur menjadi timah batangan.

Sejauh ini hanya PT Timah Tbk yang dilaporkan mengantongi sertifikasi lengkap sehingga bisa menggalang ekspor. 

   

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

581 Kasus DBD di Kabupaten Belu, 7 Penderita Meninggal

581 Kasus DBD di Kabupaten Belu, 7 Penderita Meninggal

Regional
Hasil Swab Anak dan Istri Manajer Perta Arun Gas Negatif Corona, Karyawan Lain Masih Diisolasi

Hasil Swab Anak dan Istri Manajer Perta Arun Gas Negatif Corona, Karyawan Lain Masih Diisolasi

Regional
Soal Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19, Bupati Banyumas Minta Maaf

Soal Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19, Bupati Banyumas Minta Maaf

Regional
Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Regional
Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Regional
Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

Regional
Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Regional
Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Regional
Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Regional
Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Regional
Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Regional
Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Regional
Tak Diketahui Riwayat Penyakitnya, Pasien Meninggal di UGD RSUD Ungaran Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Tak Diketahui Riwayat Penyakitnya, Pasien Meninggal di UGD RSUD Ungaran Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X