2 Petugas yang Lalai Kawal Setnov Ditarik ke Kanwil untuk Dibina

Kompas.com - 20/06/2019, 13:19 WIB
Foto pertama yang beredar. Dalam foto diduga terpidana korupsi KTP elektronik, Setya Novanto, sedang berada plesiran di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (14/6/2019). Akibat beredarnya foto ini, Setnov dipindah dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. handout/dok TribunFoto pertama yang beredar. Dalam foto diduga terpidana korupsi KTP elektronik, Setya Novanto, sedang berada plesiran di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (14/6/2019). Akibat beredarnya foto ini, Setnov dipindah dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM Wilayah Jabar Liberti Sitinjak mengatakan jika petugas yang melakukan pengawalan terhadap Setya Novanto ketika berobat ke RS Santosa Bandung adalah petugas baru.

Menurutnya, Kantor Kemenkum HAM wilayah Jabar sempat melakukan perombakan besar-besaran setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein sehingga petugas yang ada saat ini sebagian besar merupakan petugas baru.

"Memang benar semua ini kan baru. Kita bongkar semua ini kan pada saat terjadi peristiwa lalu, itu benar (perombakan). Saya tahu persis perjalanannya," tuturnya di Kantor KemenkumHAM Jabar, Kota Bandung, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Sejak Masuk Lapas Sukamiskin, Setya Novanto Dirujuk 22 Kali ke RS karena Sakit

Meski masih baru, dua petugas di Lapas Sukamiskin mendapat hukuman disiplin yang merupakan buntut dari pelesiran Setya Novanto yang sebelumnya mengelabui petugas pengawal ketika ijin berobat di RS Santosa Bandung.

Dua petugas yang mendapat hukuman tersebut, yakni komandan jaga berinisial YAP yang dijatuhi sanksi penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan SS petugas yang melakukan pengawalan Setya Novanto yang dijatuhi sanksi hukuman disiplin penundaan gaji berkala selama satu tahun.

Selain itu, kedua petugas itu pun kini ditarik ke Kantor Kemenkum HAM Jabar untuk dilakukan pembinaan.

"Hukuman harus sifatnya mendidik karena dia masih muda, ini yang saya katakan tadi. Kami tarik ke Kanwil dan lakukan pembinaan agar tidak ada lagi hal seperti itu," kata Liberti.

Baca juga: Buntut Pelesiran Setya Novanto, 2 Petugas Dihukum Penundaan Kenaikan Pangkat dan Gaji

Diberitakan sebelumnya, Kemetrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa barat menjatuhkan sanksi hukuman disiplin kepada dua petugasnya yang dinilai telah lalai melakukan tugasnya saat melakukan pengawalan Setya Novanto ketika berobat ke RS Santosa Bandung.

Karena lalai mengawal dan mengawasi, Setnov pelesiran ke sebuah toko bangunan di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Divisi administarasi Ceno Hersusetiokartiko mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa keduanya pada tanggal 14 Juni 2019 di jam yang berbeda, yakni pukul 21.00 dan 22.00 Wib.

Keduanya diperiksa empat petugas dan staf sekretaris terkait pelanggaran yang telah dilakukan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Regional
Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X