Rekayasa Suara Hasil Pemilu, 5 Anggota PPK di Pamekasan Dipecat

Kompas.com - 17/06/2019, 17:13 WIB
Miftahur Razak, Komisioner KPU Jawa Timur saat melakukan supervisi ke KPU Pamekasan, Senin (17/6/2019) terkait dengan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh PPK Proppo dan PPK Larangan, KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Miftahur Razak, Komisioner KPU Jawa Timur saat melakukan supervisi ke KPU Pamekasan, Senin (17/6/2019) terkait dengan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh PPK Proppo dan PPK Larangan,

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Lima anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dipecat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan.

Pemberhentian itu karena mereka terbukti melakukan pelanggaran administrasi Pemilu. PPK Larangan terbukti mengeluarkan tiga formulir model DA 1 yang berbeda dan distempel basah, untuk rekapitulasi hasil suara caleg DPR RI.

Komisioner KPU Jawa Timur, Miftahur Rozak, saat melakukan supervisi ke KPU Pamekasan, Senin (17/6/2019), menjelaskan, pemberhentian PPK dilakukan oleh KPU Pamekasan yang lama setelah memeriksa mereka dan atas rekomendasi Bawaslu Kabupaten Pamekasan.

"Ada pelanggaran administrasi yang dilakukan PPK Larangan, sehingga semua anggota PPK Larangan diberhentikan sementara," ujar Miftahur Rozak.


Baca juga: Caleg Gerindra Terduga Suap PPK di Bengkulu Belum Penuhi Panggilan Polisi

Selain PPK Larangan, PPK Proppo juga terancam bernasib sama. Namun PPK Proppo masih diberi sanksi berupa surat teguran keras atas tindakan yang sama seperti yang dilakukan oleh PPK Larangan, yakni dengan merekayasa hasil suara untuk caleg DPR RI.

Menurut Rozak, atas pelanggaran yang dilakukan oleh PPK Larangan dan PPK Proppo, Bawaslu RI, KPU RI melalui KPU Jawa Timur dan KPU Pamekasan, merekomendasikan untuk memperbaiki formulir model DA 1, DB dan DC terkait dengan hasil suara caleg DPR RI asal Partai NasDem.

"Ada laporan ke Bawaslu RI terkait hasil suara caleg DPR RI Partai Nasdem di Kecamatan Proppo dan Larangan, sehingga kami diperintahkan untuk melakukan perbaikan. Sedangkan pelanggaran yang dilakukan PPK, ada yang sudah diberhentikan dan ada yang ditegur melalui surat," ungkap Rozak.

Perbaikan suara yang dimaksud Razak, yakni formulir DA 1 perbaikan akan disesuaikan dengan DA plano kecamatan untuk menjadi rujukan pada perbaikan formulir DB kabupaten dan DC provinsi.

Baca juga: KPU Bengkulu Pecat PPK yang Manipulasi Suara dan Terima Suap Caleg Gerindra

 

Maka, KPU Pamekasan akan membuka kotak suara dua kecamatan, untuk mengambil DA plano yang akan menjadi rujukan DA 1 perbaikan. Waktu perbaikan formulir DA 1 akan dilaksanakan dalam minggu ini dan segera dilaporkan ke KPU RI.

"Dalam minggu ini, perbaikan DA 1, DB dan DC harus sudah tuntas. Saya akan segera lapor ke KPU RI terkait hasil supervisi hari ini di KPU Kabupaten Pamekasan," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X