Kebanjiran Saat Malam Lebaran, Nenek Ini Minta Mensos Bangun Rumah Panggung

Kompas.com - 12/06/2019, 12:42 WIB
Nurhaya, warga korban banjir di Kelurahan Lepo Lepo, Kendari, Sultra curhat ke Menteri Sosial saat mengunjungi korban banjir (KOMPAS.com/ KIKI ANDI PATI)Seorang warga korban banjir di Kendari, Sultra meminta dibangunkan rumah panggung Nurhaya, warga korban banjir di Kelurahan Lepo Lepo, Kendari, Sultra curhat ke Menteri Sosial saat mengunjungi korban banjir (KOMPAS.com/ KIKI ANDI PATI)

KENDARI, KOMPAS.com- Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Gumiwang memantau dan mendatangi langsung warga korban banjir Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Rabu (12/6/2019).

Sebelum ke lokasi banjir Kendari, Mensos menyerahkan secara simbolis bantuan dana sebesar Rp 3,7 miliar untuk korban banjir di Kabupaten Konawe Utara dan korban konflik sosial di Kabupaten Buton.

Bantuan itu diterima langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi di Aula Jenderal Soedirman di Makorem 143/ Haluole Kendari.

Kedatangan Mensos Agus Gumiwang di lokasi banjir dan tenda tenda pengungsian, untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak banji serta menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang masih mengungsi.

Baca juga: Hujan Lebat, 3 Daerah di Sumbar Diterjang Banjir dan Longsor

Saat Mensos mendatangi warga korban banjir di tenda pengungsian, seorang nenek bernama Nurhaya menghampiri dan curhat langsung kepada Agus Gumiwang.

Kepada Mensos, Nurhaya meminta dibangunkan rumah panggung di lokasi rumahnya yang sering kebanjiran. Menurutnya, setiap hujan deras menguyur kota Kendari, ia bersama ratusan warga yang bermukim di sekitar Sungai Wanggu pasti terkena banjir.

Bahkan saat malam lebaran, air setinggi tiga meter mengenangi rumahnya sehingga ia bersama ratusan warga harus mengungsi.

“Pak, kami minta dibangunkan rumah panggung saja. Jangan mi pusing-pusing mau dikasih tanah. Yang penting kami sudah dibantu untuk dibangunkan rumah tinggi sekitar tiga meter,” katanya dengan menetes air mata.

Mensos sempat terdiam saat mendengarkan permintaan Nurhaya dan langsung memeluk sang nenek itu.

Mensos mengatakan bahwa bantuan senilai Rp 3,7 miliar itu terbagi dua, yakni bantuan penanganan bencana alam di Kabuapten Konawe Utara Rp 1.5 miliar dan  bantuan konflik sosial di dua desa di Kabupaten Buton senilai Rp 2,1milliar.

"Tapi bantuan untuk korban banjir ini, hanya terfokus ke Konut dulu sebagai wilayah terparah yang terdampak banjir. Jadi ini baru tahap pertama. Untuk daerah lain akan tetap berikan bantuan tinggal Gubernur menyurat saja," kata Mensos kepada awak media di Aula Korem 143/Haluoleo Kendari.

Baca juga: Ojek Online di Makassar Galang Dana untuk Korban Banjir di Sulsel dan Sultra

Agus berjanji, akan segera mengirim bantuan lanjutan kepada warga korban banjir di daerah lain seperti Konawe, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Selatan (Konsel). Tidak hanya itu, ia juga berjanji akan kembali menurunkan bantuan bagi korban banjir di Sultra yang rumahnya hanyut terbawa arus banjir.

"Per rumah sebesar Rp 15 juta, jika dikalkulasikan dari 185 rumah sekitar lebih dari Rp 2 miliar. Makanya kita berharap, bantuan yang diperuntukan bagi warga Konawe Utara saat ini segera disalurkan ke warga dengan memanfaatkan berbagai akses. Termasuk meminta aparat TNI untuk terlibat aktif dalam distribusi bantuan dan evakuasi warga," katanya.

Selain bantuan uang, Kementerian Sosial (Kemensos) juga memberikan bantuan berupa kebutuhan korban banjir, seperti makanan siap saji, tenda, selimut, obat-obatan, serta perlengkapan lainnya.

Dalam kunjungan di lokasi banjir Kendari, Mensos Agus Gumiwang didampingi Gubernur Sultra, Ali Mazi, Danrem 143/ Haluoleo Kendari Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, Wali Kota Kendari Sulkarnain, Kepala Basarnas Kendari, Djunaidi dan Kepala Pelaksana BPBD Sultra, Boy Ihwansyah.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ini Cara Menyelamatkan Diri Jika Dililit atau Digigit Ular Sanca

Ini Cara Menyelamatkan Diri Jika Dililit atau Digigit Ular Sanca

Regional
Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Regional
Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional

Close Ads X