Asyiknya Menikmati Kopi di Tengah Hutan Damar di Batang

Kompas.com - 10/06/2019, 09:27 WIB
Suasana forest kopi di hutan damar Desa Kembanglangit Batang, Jawa Tengah. Kompas.com/Ari HimawanSuasana forest kopi di hutan damar Desa Kembanglangit Batang, Jawa Tengah.

BATANG, KOMPAS.com - Indonesia salah satu penghasil biji kopi terbesar di dunia, dan minum kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat di tanah air.

Kuliner menyedu dan menikmati minum kopi pun sekarang merebak di berbagai pelosok. Pertumbuhannya bagai jamur di musim penghujan dengan berbagai macam penyajian dan propertinya.

Namun berbeda dengan kuliner Forest Kopi Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado Kabupaten Batang Jawa Tengah yang menawarkan minum kopi diketinggian 1.000 meter di bawah permukaan air laut dengan suhu dingin mencapai 17 derajat.

Pengunjung bisa menikmati kopi di tengah pesona panorama hutan pohon damar yang rindang di balut dengan indah lampu saat malam hari. Suasana yang romantis membuat penikmat kopi bisa berlama - lama duduk di sana. Apalagi tersedia kuliner sajian makanan yang memanjakan lidah pengunjung dengan cita ras khas ndeso.

Baca juga: Penuhi Stok Darah Selama Ramadhan, PMI Jemput Pendonor dari Warung Kopi

Lokasi Forest Kopi Desa Kembanglangit sekitar 30 kilometer dari Kota Batang. Walaupun menanjak dan berkelok, jalan menuju ke lokasi tersebut cukup mudah dan bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Pengunjung tidak perlu khawatir kesulitan parkir, karena telah disediakan lahan yang cukup luas.

Pemilik Forest Kopi, Intan Narulita saat ditemui dikedainya mengatakan, Forest Kopi mengunakan tanah milik Perhutani seluas dua hektar dengan menu minum utama kopi, tapi keda tersebut juga menyedikan minuman coklat dengan bermacam - macam varian dan susu.

"Untuk minuman kopinya sangat terjangkau dengan harga termurah Rp 13.000 termahal mencapai Rp 18.000," kata Intan Narulita saat ditemui, Minggu (19/6/2019) malam.

"Tidak hanya menyedikan minuman kopi, tapi kita juga ada kuliner makanan tradisional dengan bumbu kampung, seperti sayur lodeh, ikan asin, telur dadar, kuluban," lanjutnya.

"Untuk semantara ini memang Forest Kopi belum ada jaringan internet, sehingga datang kesini benar-benar waktunya sangat berkualitas untuk komunikasi dengan keluarga, saudara, dan teman sambil menikmati kopi dan makanan," kata Intan.

Baca juga: Tidak Ikut Upacara, ASN di Batang Dihukum Bersihkan Got, Membaca Pancasila, dan Latihan Baris Bebaris

Ia menjelaskan, sejak dibuka bulan April 2019 lalu pengunjung di hari biasa bisa mencapi 500 orang dan hari libur seperti Sabtu dan Minggu bisa 1500 orang, dengan omset mencapai Rp 25 juta.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

Regional
KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Regional
1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Regional
INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

Regional
Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Regional
Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Regional
Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Regional
Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Regional
Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Regional
Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X