Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Kunjung Pulang, Nelayan Ogan Ilir Ditemukan Tewas Dimutilasi

Kompas.com - 07/06/2019, 07:28 WIB
Aji YK Putra,
Dian Maharani

Tim Redaksi

 

PALEMBANG, KOMPAS.com- Karoman (40) warga Dusun 2 RT 003 Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ditemukan tewas dimutilasi, pada Kamis (6/6/2019).

Paman korban, Syarifudin (52) mengatakan, Karoman ditemukan tewas dengan kondisi kedua tangan dan kepala hilang sekitar pukul 10.00 di Sungai Matang Kedepir, Kecamatan Sungai Pinang.

"Sempat dicari sampai malam tadi, tapi tidak ketemu (kedua tangan dan kaki korban),"kata Syarifudin.

Ia mengatakan, Karoman sebelumnya sempat pamit pada Rabu (5/6/2019) untuk pergi mencari ikan.

Baca juga: 7 Fakta Kasus Mutilasi di Kota Malang, Dimutilasi Setelah Meninggal hingga Tulisan Sugeng di Telapak Kaki

Namun, sampai tengah malam ia tak kunjung pulang. Para keluarga akhirnya memutuskan untuk mencari Karoman hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas tertimbun lumpur di lokasi kejadian.

"Di kaki sebelah kanannya ada tanda lahir. Kami yakin itu Karoman," ujarnya.

Kanitres Polsek Tanjung Raja Iptu Herman yang dikonfirmasi via telepon selular juga membenarkan adanya temuan korban mutiliasi tersebut.

Herman mengatakan, Karoman ditemukan oleh warga yang sengaja mencari. Sebab sejak semalam Karoman tidak pulang.

"Jasad Karoman ditemukan di Simpang Kohar tak jauh dari tempat jualan kelapa muda," ujar dia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriyadi mengatakan, petugas masih melakukan pengembangan terkait ditemukannya jenazah tersebut.

Baca juga: Ungkap Identitas Wanita Korban Mutilasi, Polisi Tunggu Sidik Jari

Menurut Supriadi, tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polda Sumsel telah berada di lokasi untuk mencari bukti lanjutan.

"Kita mem-back up, tapi memang untuk anggota tubuh korban yang lain belum ditemukan karena masih dicari. Kasusnya masih diselidiki," ujar Supriadi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Korban mutilasi tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum. Jenazah tiba di RS Bhayangkara  Palembang, sekitar pukul, 22.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari lokasi kejadian selama kurun waktu 2,5 jam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com