Diduga Melakukan Pengeroyokan Hingga Tewas, 17 Pemuda Diamankan Polisi

Kompas.com - 19/05/2019, 22:16 WIB
Para terlapor dugaan pengroyokan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia, tiba di mapolres Trenggalek, setelah berhasil ditangkap di wilayah kecamatan Panggul Trenggalek Jawa Timur (19/05/2019). KOMPAS.com/SLAMET WIDODOPara terlapor dugaan pengroyokan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia, tiba di mapolres Trenggalek, setelah berhasil ditangkap di wilayah kecamatan Panggul Trenggalek Jawa Timur (19/05/2019).

TRENGGALEK,KOMPAS.com - Belasan pemuda dari Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, Minggu (19/05/2019) malam ditangkap polisi. 17 pemuda yang masih dalam status terlapor ini, diduga melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Mereka dibawa Mapolres Trenggalek menggunakan mobil tahanan setelah ditangkap  di wilayah Kecamatan Panggul.

Mereka ditangkap atas dugaan pengeroyokan Deni Kurnia Sandi (17), warga Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul hingga tewas.

Baca juga: 5 Fakta Pengeroyokan Mantan Kasat Reskrim Wonogiri, 5 Pelaku Ditangkap hingga Korban Masih Koma

Belum diketahui secara pasti motif pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan orang terlapor tersebut.

Saat ini, kasus tersebut ditangani satuan reserse kriminal Polres Trenggalek.

Sementara itu, satu orang terduka pelaku pengeroyokan pingsan sesaat setelah turun dari mobil tahanan lalu dia digotong masuk ke dalam ruangan penyidik.

“Kami amankan 17 remaja yang diduga terlibat. Kami amankan di rumahnya maupun saat sedang sembunyi. Semua di wilayah Kecamatan Panggul,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andhana.

Penangkapan ini bermula dari laporan keluarga korban di Polsek Panggul. Dari hasil keterangan polisi, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (19/5/2019) dini hari di kawasan Taman Balai Kota Kecamatan Panggul.

“Diketahui pada hari Minggu sekitar pukul 03.30 WIB,” terang Kasatserse Polres Trenggalek AKP Sumi Andhana.

Baca juga: Polisi Pastikan Penanganan Kasus Pengeroyokan Anak hingga Tewas Sesuai Prosedur

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak berdaya dan terdapat banyak memar di bagian wajah. Korban sempat menjalani perawatan di Puskesmas Panggul, namun akhirnya meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia di Puskesmas Panggul,” ujar AKP Sumi Andhana.

Saat ini, korban berada di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soedomo Trenggalek untuk diotopso oleh tim dokter dari rumah sakit bhayangkara Kediri.

Sementara 17 orang yang diduga melakukan pengroyokan ini, menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolres Trenggalek dan hingga berita ini ditulis belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Sejak siang tadi korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Trenggalek Dokter Soedomo dan dilakukan autopsi oleh tim dokter,” pungkas AKP Sumi Andhana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Regional
Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X