Polres Ngawi Amankan Komplotan Begal yang Meresahkan Warga

Kompas.com - 15/05/2019, 12:19 WIB
Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu memperlihatkan barang bukti hasil kejahatan komplotan begal yang meresahkan warga Kabupaten Ngawi. KOMPAS.com/DOK POLRES NGAWIKapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu memperlihatkan barang bukti hasil kejahatan komplotan begal yang meresahkan warga Kabupaten Ngawi.

MAGETAN , KOMPAS.com - Kepolisian Resor Ngawi, Jawa Timur, mengamankan komplotan begal yang meresahkan warga Kota Ngawi selama ini.

Ketiga pelaku begal masing-masing bernama Puput Handoko Putro (21), Abdul Rohim (19) dan Arif Rudiansyah (20).

Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu dalam konferensi pers di Polres Ngawi mengatakan, dalam aksinya, ketiga komplotan tersebut mengincar korban yang sedang menaiki sepeda motor di jalan yang sepi. Pelaku tak segan melukai korban.

“Mereka pepet, melakukan kekerasan dengan menendang dan memukul lalu merampas motor,” ujarnya, Rabu (15/5/2019).


Baca juga: Begal Spesialis Jalintim Palembang-Lampung Ditangkap Saat Beraksi

Pranatal Hutajulu menambahkan, sebelum beraksi, ketiga pelaku menggelar pesta minuman keras terlebuh dahulu agar berani.

Dari hasil pemeriksaan, komplotan begal meresakan tersebut telah beraksi di 2 lokasi yang berbeda. Dari 2 motor hasil curian, mereka jual di Kota Yogyakarta.

“Kita amankan 2 motor hasil curian dan 3 motor yang digunakan untuk beraksi dan beberapa surat kendaraan,” imbuhnya.

Pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.

Baca juga: Dua Begal Bersenpi di Cilacap dan Banyumas Dibekuk Polisi

Kapolres berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika berkendaraan dengan melewati jalan sepi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X