Tulis Ujaran Kebencian di Facebook, Seorang Pria di Kapuas Hulu Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/05/2019, 14:15 WIB
Ilustrasi ujaran kebencian ShutterstockIlustrasi ujaran kebencian

KAPUAS HULU, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial MS alias FG harus berurusan dengan aparat kepolisian, lantaran diduga membuat status di media sosial Facebook yang mengandung ujaran kebencian kepada Bupati Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Abang Muhammad Nasir.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Siswo Handoyo mengatakan, kasus tersebut pertama kali dilaporkan bagian hukum Setda Kapuas Hulu atas permintaan dan mandat langsung dari bupati pada Rabu (8/5/2019).

"Dari laporan tersebut kita dalami lalu menangkap dan menetapkan MS alias FG sebagai tersangka," kata Siswo, Kamis (9/5/2019).

Baca juga: Ahmad Dhani Singgung Nama Wiranto Sebelum Sidang Kasus Ujaran Kebencian

Dari tangan MS, kepolisian mengamankan satu buah telepon genggam beserta akun media sosial Facebook yang digunakannya.

Sebagaimana diketahui, status media sosial yang ditulis MS adalah berupa kritikan terkait kelangkaan gas di Kapuas Hulu. Hanya saja, diksi yang digunakan diduga mengandung ujaran kebencian.

Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyayangkan atas tindakan tersebut, menurutnya, cara yang bersangkutan menyampaikan kritikan salah, sebab kurang beretika, di mana sudah menghina dirinya sebagai Bupati Kapuas Hulu.

"Kalau dia menghina pribadi saya tidak masalah, bisa saya maafkan. Tapi ini dia menghina saya sebagai bupati kapuas hulu," kata Nasir dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis siang.

Baca juga: Buat Ujaran Kebencian Capres, Seorang Pria di Makassar Ditangkap Polisi

Dijelaskan Nasir, dirinya tidak anti terhadap kritik, hanya saja yang bersangkutan harus bisa mengedepankan etika dalam bermedia sosial, ini menjadi pembelajaran bagi yang lain.

"Sebab semua ada aturannya, cara kita menyampaikan pendapat pun diatur," tuturnya.

Terkait proses hukum terhadap yang bersangkutan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X