Kasus Dugaan Pidana Surat Suara Tercecer Ditutup, Bawaslu Kejar Dugaan Pelanggaran Kode Etik KPU Tanah Datar

Kompas.com - 28/04/2019, 17:01 WIB
Surat suara pemilihan umum 2019 yang ditemukan Bawaslu Kampar di pinggir jembatan di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau (Dok.Bawaslu Riau) KOMPAS.com/ CITRA INDRIANISurat suara pemilihan umum 2019 yang ditemukan Bawaslu Kampar di pinggir jembatan di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau (Dok.Bawaslu Riau)

PADANG, KOMPAS.com - Ketua Bawaslu Tanah Datar Hamdan mengatakan, meski kasus dugaan pidana tercecernya surat suara ditutup, pihaknya masih melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). 

"Dugaan pidananya memang sudah ditutup. Namun, kami masih mengejar dugaan pelanggaran kode etik karena kelalaian KPU Tanah Datar," kata Hamdan yang dihubungi Kompas.com, Minggu (28/4/2019).

Baca juga: Bawaslu Tanah Datar Tutup Kasus Dugaan Pidana Tercecernya Surat Suara di Kampar

Hamdan menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kelalaian itu yaitu Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi bersama dua stafnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, pihaknya juga akan memeriksa sejumlah saksi lagi.

"Saat ini kita sedang sibuk mengawasi penghitungan surat suara. Kita akan masih memeriksa sejumlah saksi lagi terkait dugaan kelalaian yang dilakukan KPU Tanah Datar," ujarnya.

Baca juga: Tindak Lanjuti Surat Suara Tercecer di Kampar, Ini Langkah Bawaslu Tanah Datar

Diberitakan sebelumnya, Hamdan menyebutkan ada dugaan kelalaian yang dilakukan KPU Tanah Datar terkait dengan tercecernya surat suara untuk KPU Tanah Datar hingga ke Salo, Kampar, Riau.

Ia menyebutkan pada 9 April, ada penerimaan delapan item surat suara untuk KPU Tanah Datar. Namun, yang diterima KPU Tanah Datar hanya lima item saja.

"Berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan Bawaslu Kampar, ada kecocokan yaitu ada tiga item surat suara yang ditemukan yaitu surat suara DPD RI, DPD RI dan DPRD Sumbar dapil 6," ujarnya.

Mengenai surat suara untuk KPU Tanah Datar yang tidak kekurangan, Hamdan menyebutkan karena KPU Tanah Datar telah melakukan penambahan surat suara pada 13 April ke KPU Sumbar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X