Kisah Ketua KPPS yang Melahirkan Saat Akan Hadiri Pleno Perhitungan Suara

Kompas.com - 23/04/2019, 18:16 WIB
Suasana penghitungan suara Presiden dan calon wakil Presiden di TPS 058 RT 045 RW 010 Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRASuasana penghitungan suara Presiden dan calon wakil Presiden di TPS 058 RT 045 RW 010 Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Rabu (17/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pesta demokrasi pada Pemilu 2019 ini banyak menyisakan kisah unik menarik, mulai dari banyaknya para petugas KPPS yang meninggal hingga sulitnya akses lokasi pengiriman logistik.

Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan misalnya,  Ulfa Tunaima yang merupakan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Mitra Kencana, Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mendadak melahirkan saat hendak menghadiri rapat pleno penghitungan suara pada Sabtu (20/4/2019).

Ia lalu dibawa ke bidan desa setempat dan melahirkan seorang bayi laki-laki.

Baca juga: Kerap Pulang Pagi hingga Kelelahan, Ketua KPPS di Bogor Meninggal Usai Kawal Pemilu

Uniknya, rekan-rekan Ulfa mengusulkan nama anak tersebut yakni Muhammad Pleno Raffi Haziq.

Nama itu disematkan karena bertepatan dengan hari pelaksanaan pleno.

"Iya memang waktu itu Ulfa mau menghadiri rapat pleno, tapi mengeluh sakit perut dan dibawa ke bidan desa lalu melahirkan. Hanya saja (pemberian nama), Ulfa dan suaminya masih mempertimbangkan usulan itu. " kata anggota KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Fakta Ketua KPPS Lampung Utara Ditembak, Terluka di Bagian Perut hingga Murni Aksi Kriminal

Hepriadi melanjutkan, dari informasi yang ia dapat di lapangan, Ulfa melahirkan lebih cepat dari perkiraan. Dimana dari hasil USG ia diperkirakan melakukan persalinan pada awal Mei. 

"Dugaannya karena kelelahan, jadi persalinannya lebih cepat. Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan di lapangan. kondisi Ulfa sekarang sehat,"ujarnya.

 Jumlah anggota KPPS meninggal jadi 7 orang

Di sisi lain, jumlah anggota KPPS yang meninggal di Sumatera Selatan kembali bertambah menjadi tujuh orang. Di mana sebelumnya, KPU Sumsel mencatat ada enam orang anggota KPPS yang meninggal.

Tujuh petugas tersebut yakni petugas di TPS 2 OKU Fahrul (50), petugas KPPS Desa Suka Mulya OKI Tuti Hidayati (42), Ketua KPPS 07 Gunung Jati Kecamatan Cempaka OKU Timur Arman (42), anggota KPPS 06 Desa Anyar Kecamatan BP Bangsaraja OKU Timur Syarifudin (39), anggota PPS Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang Musi Banyuasin Muba Yanto (30), anggota PPS di TPS 14 di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin Untung Imansyah, dan Ketua PPS Desa Maju Ria Kecamatan Karang Agung Kabupaten Banyuasin Ganjar.

 "Yanto meninggal karena ditabrak babi, saat pulang setelah mengantar surat suara. Lokasi di sana memang kebetulan hutan. Sempat dirawat tapi meninggal," ungkap Hepriadi.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X