Kompas.com - 23/04/2019, 18:16 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pesta demokrasi pada Pemilu 2019 ini banyak menyisakan kisah unik menarik, mulai dari banyaknya para petugas KPPS yang meninggal hingga sulitnya akses lokasi pengiriman logistik.

Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan misalnya,  Ulfa Tunaima yang merupakan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Mitra Kencana, Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mendadak melahirkan saat hendak menghadiri rapat pleno penghitungan suara pada Sabtu (20/4/2019).

Ia lalu dibawa ke bidan desa setempat dan melahirkan seorang bayi laki-laki.

Baca juga: Kerap Pulang Pagi hingga Kelelahan, Ketua KPPS di Bogor Meninggal Usai Kawal Pemilu

Uniknya, rekan-rekan Ulfa mengusulkan nama anak tersebut yakni Muhammad Pleno Raffi Haziq.

Nama itu disematkan karena bertepatan dengan hari pelaksanaan pleno.

"Iya memang waktu itu Ulfa mau menghadiri rapat pleno, tapi mengeluh sakit perut dan dibawa ke bidan desa lalu melahirkan. Hanya saja (pemberian nama), Ulfa dan suaminya masih mempertimbangkan usulan itu. " kata anggota KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Fakta Ketua KPPS Lampung Utara Ditembak, Terluka di Bagian Perut hingga Murni Aksi Kriminal

Hepriadi melanjutkan, dari informasi yang ia dapat di lapangan, Ulfa melahirkan lebih cepat dari perkiraan. Dimana dari hasil USG ia diperkirakan melakukan persalinan pada awal Mei. 

"Dugaannya karena kelelahan, jadi persalinannya lebih cepat. Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan di lapangan. kondisi Ulfa sekarang sehat,"ujarnya.

 Jumlah anggota KPPS meninggal jadi 7 orang

Di sisi lain, jumlah anggota KPPS yang meninggal di Sumatera Selatan kembali bertambah menjadi tujuh orang. Di mana sebelumnya, KPU Sumsel mencatat ada enam orang anggota KPPS yang meninggal.

Tujuh petugas tersebut yakni petugas di TPS 2 OKU Fahrul (50), petugas KPPS Desa Suka Mulya OKI Tuti Hidayati (42), Ketua KPPS 07 Gunung Jati Kecamatan Cempaka OKU Timur Arman (42), anggota KPPS 06 Desa Anyar Kecamatan BP Bangsaraja OKU Timur Syarifudin (39), anggota PPS Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang Musi Banyuasin Muba Yanto (30), anggota PPS di TPS 14 di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin Untung Imansyah, dan Ketua PPS Desa Maju Ria Kecamatan Karang Agung Kabupaten Banyuasin Ganjar.

 "Yanto meninggal karena ditabrak babi, saat pulang setelah mengantar surat suara. Lokasi di sana memang kebetulan hutan. Sempat dirawat tapi meninggal," ungkap Hepriadi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.