Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Adakan Lomba "Lipsing", Wali Kota Hendi Coba Turunkan Tensi Pasca Pemilu

Kompas.com - 22/04/2019, 18:29 WIB
Para Kepala OPD tampil dalam Lomba Lipsing Grub Band dalam rangka HUT Ke 472 Kota Semarang di Hall Balai Kota Semarang, Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangPara Kepala OPD tampil dalam Lomba Lipsing Grub Band dalam rangka HUT Ke 472 Kota Semarang di Hall Balai Kota Semarang,


KOMPAS.com - 
Puluhan peserta kompetisi 'Lipsing Like A Star' di Balaikota Semarang tampak tampil all out dan semangat bernyanyi meniru artis kenamaan.

Meskipun begitu, tak sedikit pula dari mereka terlihat canggung berlenggak - lenggok mengikuti lagu yang diputar bak penyanyi aslinya.

Kejutan baru terasa ketika para peserta kompetisi membuka kostumnya. Saat itu baru diketahui bahwa mereka tidak lain adalah para pejabat di Pemerintah Kota Semarang yang setiap harinya lekat dengan kesan serius dan penuh wibawa.

Adapun kegiatan yang diinisiasi oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Semarang ke-472.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyebutkan bahwa kegiatan itu diinisiasinya untuk menurunkan tensi di Kota Semarang, pasca Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019 lalu.

“Ini bisa jadi hiburan setelah tensi tinggi usai Pileg dan Pilpres kemarin," tuturnya di sela - sela kegiatan, Senin (22/4/2019), seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Hendi mengungkapkan melalui kegiatan seperti itu dirinya ingin meruntuhkan sekat - sekat yang terbangun di Kota Semarang karena berbeda pilihan saat menghadapi Pemilu 2019.

"Banyak cerita di hari - hari kemarin, ada yang bersitegang sampai left group Whatsapp karena beda pilihan. Lalu ada yang tidak mau mampir ke cafe tongkrongan temannya juga karena beda pilihan, dan seterusnya," ungkap Wali Kota Semarang itu.

Nah, perbedaan sikap seperti itulah, kata Hendi, yang kini ingin coba disatukan lagi. Terlebih sejatinya kita adalah keluarga besar bangsa Indonesia, khususnya Kota Semarang.

Adapun untuk kompetisi 'Lipsing Like A Star itu sendiri dibagi dalam 8 grup. Peserta setiap grup merupakan pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkot Semarang.

Dari 8 grup tersebut kemudian terpilihlah 3 pemenang, yaitu juara pertama dari grup yang terdiri dari Sekda Kota Semarang bersama Pejabat di Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Untuk juara dua sendiri diraih dari grup yang terdiri dari Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Kota Semarang. Sedangkan buat juara 3 diraih oleh grup yang berisikan para kepala dinas wanita di Pemkot Semarang.

Selain kompetisi 'Lipsing Like A Star', beragam kegiatan juga rencanannya akan diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT Kota Semarang ke-472.

Kegiatan tersebut antar lain adalah Wali Kota Semarang Drone Race, Pekan Olahraga Warga Kota Semarang, dan Semarang Photography Marathon.

Kemudian Lomba Tari Warak, Semarang Bersholawat bersama Habib Syech, serta Joget Bareng Goyang Semarangan yang diikuti oleh 14.000 peserta pada puncak HUT ke-472 tanggal 2 Mei.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya