Saksi Tak Hadir, Sidang Bahar Bin Smith Ditunda

Kompas.com - 18/04/2019, 11:48 WIB
Para terdakwa tengah duduk di kursi pesakitan dalam persidangan kasus dugaan penganiyaan dengan terdakwa Bahar bin Smith cs. KOMPAS.com/AGIEPERMADIPara terdakwa tengah duduk di kursi pesakitan dalam persidangan kasus dugaan penganiyaan dengan terdakwa Bahar bin Smith cs.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sidang kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Bahar Bin Smith ditunda lantaran Jaksa Kejari Bogor belum bisa menghadirkan saksi dalam sidang yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kamis (18/4/2019).

Rencananya, sidang lanjutan kali ini akan menghadirkan 1 saksi fakta dan 4 ahli dari forensik hingga IT.

Baca juga: 5 Fakta Sidang Bahar Bin Smith, Disuruh Berduel hingga Mengaku Fans dari Terdakwa


 

Namun, para saksi tidak hadir dalam persidangan. Jaksa lalu meminta hakim untuk memberi kesempatan memanggil para saksi tersebut satu kali lagi.

"Kami mohon ke yang mulia majelis memberi kesempatan tim jaksa memanggil satu kali lagi. Saat ini, belum bisa memanggil saksi atau ahli," kata jaksa.

Hakim pun memutuskan untuk menunda persidangan. Sidang akan kembali digelar Rabu (24/4/2019) pekan depan.

Seperti diketahui, Bahar bin Smith menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap dua pemuda yang nengaku-ngaku sebagai Bahar bin Smith, saat kedua pemuda tersebut berada di Bali.

Baca juga: Usai Disiksa, 2 Korban Dipaksa Saling Berkelahi oleh Bahar Bin Smith

Bahar sendiri didakwa pasal berlapis yakni Pasal 333 Ayat 1 dan/atau Pasal 170 Ayat 2 dan/atau Pasal 351 Ayat 1, juncto Pasal 55 KUHP.

Jaksa juga mendakwa Bahar dengan Pasal 80 Ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekeringan Semakin Meluas Pemerintah Gorontalo Tetapkan Status Darurat

Kekeringan Semakin Meluas Pemerintah Gorontalo Tetapkan Status Darurat

Regional
Pria Ini Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api Saat Lewati Perlintasan

Pria Ini Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api Saat Lewati Perlintasan

Regional
Kabut Asap, 23 Rute Penerbangan Lion Group dari Bandara APT Pranoto Dialihkan ke Balikpapan

Kabut Asap, 23 Rute Penerbangan Lion Group dari Bandara APT Pranoto Dialihkan ke Balikpapan

Regional
Hanya 5 Menit Perampok Bersenpi Gondol 10 Kg Emas Bernilai Rp 4,5 Miliar

Hanya 5 Menit Perampok Bersenpi Gondol 10 Kg Emas Bernilai Rp 4,5 Miliar

Regional
Petugas Kebersihan Temukan Janin di Tumpukan Sampah

Petugas Kebersihan Temukan Janin di Tumpukan Sampah

Regional
Kronologi 2 WNA Tewas Akibat Speed Boat Terbalik di Devil''s Tear Lembongan

Kronologi 2 WNA Tewas Akibat Speed Boat Terbalik di Devil''s Tear Lembongan

Regional
Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Regional
Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Regional
Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Regional
Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Regional
TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

Regional
Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Regional
Akibat Kabut Asap,  Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Akibat Kabut Asap, Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Regional
Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Regional
Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X