2.500 Petugas Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Riau

Kompas.com - 15/04/2019, 13:08 WIB
Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Riau menertibkan alat peraga kampanye yang masih terpasang di PekanbaruKOMPAS.com/ CITRA INDRIANI Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Riau menertibkan alat peraga kampanye yang masih terpasang di Pekanbaru

PEKANBARU, KOMPAS.com- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau melakukan penertiban alat peraga kampanye ( APK) di Kota Pekanbaru sejak  masuk masa tenang pemilu 2019, Minggu (14/4/2019).

"Sebanyak 2.500 pengawas diturunkan untuk menertibkan APK di Pekanbaru," jelas Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dalam keterangan tertulis pada Kompas.com, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, penertiban dilakukan pertama kali di kawasan Purna MTQ di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru dibantu oleh Satpol PP Kota Pekanbaru dan Satpol PP Provinsi Riau.

"Pengawas pemilu yang mengikuti penertiban terdiri dari 2.448 pengawas TPS, 83 pengawas kelurahan/desa, 36 pengawas kecamatan dan lima anggota Bawaslu Kota Pekanbaru beserta staf dibantu ratusan Satpol PP," ujar Rusidi.


Baca juga: Hari Kedua Masa Tenang, Banyak APK Terpampang di Sejumlah Titik di Padang

Penertiban APK ini dilakukan berdasarkan pasal 167 huruf h undang -undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang masa tenang, dan Perbawaslu Nomor 33 Tahun 2018, tentang pengawasan Kampanye Pemilu dimasa tenang.

"Masa tenang yang jatuh pada Minggu tanggal 14 April 2019. Kita (jajaran Pengawas Pemilu) bersama Satpol PP Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru  melakukan penertiban Alat peraga Kampanye (APK) secara serentak dan masif," terangnya.

Berdasarkan Pasal 298 ayat (4) UU Nomor 7 Tahun 2017 yang bebunyi 'Alat Peraga Kampanye Pemilu harus sudah dibersihkan oleh peserta pemilu paling lambat 1 hari sebelum hari pemungutan suara'.

Baca juga: Masa Tenang, Ribuan APK di Medan Diturunkan

Rusidi menambahkan, pada saat masa tenang ini Bawaslu akan memaksimalkan pengawasan.

"Ada dua hal yang kita giatkan. Pertama kegiatan Tim Patroli Anti Money Politic atau politik uang, dan yang kedua penertiban APK," terangnya.

Rusidi juga menjelaskan bahwa Bawaslu Riau bersinergi dengan pihak kepolisian untuk mencegah dan menangkal pergerakan politik uang melalui patroli dan razia kendaraan yang diduga membawa barang money politic.

"Kita akan lakukan razia kepada setiap kendaraan yang diduga membawa barang-barang untuk melakukan kegiatan money politik, dan hal ini cukup ampuh untuk meminimalkan terjadinya money politik di Provinsi Riau," tutup Rusidi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Regional
Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Regional
Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Regional
LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

Regional
Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Regional
PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

Regional
Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Regional
Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Regional
Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Regional
Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Regional
Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Regional
KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

Regional
72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

Regional
74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

Regional
Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X