Hari Kedua Masa Tenang, Banyak APK Terpampang di Sejumlah Titik di Padang

Kompas.com - 15/04/2019, 11:52 WIB
Sejunlah APK masih terpampang di sejumlah titik di persimpangan jalan di Padang, Sumatera Barat, Senin (15/4/2019) Perdana Putra/Kompas.comSejunlah APK masih terpampang di sejumlah titik di persimpangan jalan di Padang, Sumatera Barat, Senin (15/4/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Memasuki hari kedua masa tenang kampanye Pemilu 2019, sejumlah alat peraga kampanye ( APK) masih terpampang di sejumlah titik persimpangan jalan di Padang, Sumatera Barat, Senin (15/4/2019).

Alat peraga kampanye yang mayoritas baliho calon legislatif itu terpampang di papan reklame yang lokasinya tinggi dan membutuhkan alat untuk menurunkannya.

Baca juga: Masa Tenang, Ribuan APK di Medan Diturunkan

Komisioner Bawaslu Padang Bahrul Anwar mengakui, masih ada sejumlah APK yang belum ditertibkan karena letaknya di papan reklame sehingga untuk menurunkannya dibutuhkan alat.

"Hari ini kami akan turun bersama tim dari Pemkot Padang yang terdiri dari Dinas PU, DLH, Dishub, Pol PP dan lainnya. Kami akan menggunakan alat dari PU untuk menurunkannya," kata Bahrul, di sela-sela penertiban, di Padang, Senin.

Bahrul menyebutkan, APK yang belum ditertibkan itu tinggal 20 persen, sementara 80 persen sudah ditertibkan pada Minggu (14/4/2019).

Baca juga: Dinilai Paling Bertanggung Jawab, Peserta Pemilu Diminta Ikut Turunkan APK

"Ditargetkan besok sudah turun semuanya. Kemarin sudah kami turunkan dengan mengerahkan 2.500 personel. Hasilnya, sekitar 80 persen APK sudah kami turunkan, tinggal yang di papan reklame saja," ujar dia.

Bahrul menyebutkan, untuk jumlah APK yang sudah ditertibkan, pihaknya masih menghitungnya. Diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan ribu APK



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X