Kompas.com - 15/04/2019, 06:04 WIB
Ilustrasi alat peraga kampanye yang dipaku di pohon. KOMPAS.com/NURSITA SARIIlustrasi alat peraga kampanye yang dipaku di pohon.


MEDAN, KOMPAS.com - Usai apel malam di Lapangan Merdeka Medan, tim gabungan yang berjumlah 300-an orang kemudian membersihan semua alat peraga kampanye yang tersebar di 21 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Medan, Minggu (14/4/2019) dini hari.

APK yang terpasang sesuai aturan KPU di Kota Medan sebanyak 4.261 spanduk, 713 baliho dan 2.361 umbul-umbul.

 

Pembersihan ini dilakukan setelah masa kampanye berakhir dan kini memasuki masa tenang jelang pelaksanaan Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019) mendatang.

Baca juga: Masa Tenang, Banyak Baliho Masih Terpampang di Jalan Protokol di Kota Kupang

Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekretariat Kota Medan Musaddad Nasution mengatakan, Pemerintah Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kota Medan yang telah memprakarsai kegiatan tersebut, sehingga pelaksanaan urutan tata tertib dalam rangka pelaksanaa pemilu berjalan sesuai harapan.

“Terima kasih juga kepada OPD terkait yang telah mendukung pelaksanaan penurunan APK, termasuk bapak-bapak kepling. Pembersihan APK ini berdasarkan surat permohonan dari Bawaslu Kota Medan," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mendukung kelancaran pembersihan, Pemkot Medan menurunkan lima unit mobil tangga beserta petugasnya. Pembersihan dimulai secara simbolis dari Kecamatan Medan Barat dan Medan Petisah, seputaran Lapangan Merdeka Medan.

Tim menurunkan seluruh atribut APK di pinggir-pinggir jalan, pohon-pohon, dan yang berukuran besar seperti baliho. Targetnya, sebelum pelaksanaan pemungutan suara, Kota Medan sudah bersih dari APK.

Ketua Banwaslu Kota Medan Payung Harahap mengatakan, sebelum masa tenang tiba, pihaknya sudah menyurati seluruh parpol peserta Pemilu 2019 agar menurunkan atribut APK begitu berakhirnya masa kampanye.

Baca juga: Masa Tenang, Timses Jokowi Minta Pendukung Capres Tak Saling Provokasi

 

Bagi parpol yang tidak menurunkan APK-nya sampai Minggu (14/4/2019) pukul 00.00 WIB, maka Bawaslu bersama tim gabungan melakukan penertiban.

Ribuan bahan kampanye lainnya yang dipasang di pohon-pohon seperti stiker, selebaran dan banner partai, caleg maupun paslon capres dan cawapres ikut ditertibkan.

“Kami targetkan hari ini 90 persen APK di Medan sudah diturunkan,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X