Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Wali Kota Hendi: Jadi Lansia Itu Keren

Kompas.com - 07/04/2019, 22:18 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuka acara senam bersama kurang lebih 2.700 lansia di Jalan Pemuda, Minggu (7/4/2019) pagi. Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuka acara senam bersama kurang lebih 2.700 lansia di Jalan Pemuda, Minggu (7/4/2019) pagi.


KOMPAS.com
- Di hadapan para lansia, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, meski dari usia tak lagi muda, namun dari sisi semangat para lansia harus tetap sama hebat, 

“Buat sebagian orang, usia lansia itu disebut momok. Tetapi mari kita yakini bahwa Lansia itu keren," ujar Hendrar Prihadi dalam keterangan tertulisnya.

Pernyataan itu Hendi, sapaan Wali Kota Hendrar Prihadi, sampaikan saat melakukan senam pagi bersama kurang lebih 2.700 lansia di sepanjang Jalan Pemuda, Kota Semarang, Minggu (7/4/2019) pagi.

Diingatkannya, bahwa setiap masa ada orangnya, begitu pula setiap orang ada masanya. Karenanya, Hendi meminta kepada para lansia untuk tak lantas putus asa atas kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. 

Politisi PDI Perjuangan itu kemudian mengingatkan peran besar seorang dr. Radjiman, ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berusia 86 tahun saat perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Meski di usia lanjut, dr. Radjiman tetap memberikan kontribusi terbaiknya sebagai konseptor kemerdekaan bangsa. Karenanya, semua orang di berbagai usia tetap memiliki peran dan support yang sama untuk memajukan bangsa Indonesia," ucap Hendi. 

Di kesempatan itu, Hendi mengajak pula seluruh elemen masyarakat termasuk lansia bersinergi bersama menjadikan Kota Semarang sebagai kota yang ramah kepada semua golongan usia termasuk para lansia.

Lagi pula, lanjut Hendi, lansia dan anak muda itu sama saja, karena merupakan bagian dari konsep bergerak bersama untuk memajukan Kota Semarang menjadi semakin hebat. 

Meski demikain, Hendi mengatakan, lansia dan anak muda pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dari sisi lansia pasti lebih matang secara usia, sedangkan dari sisi pengalaman Insha Allah lebih kaya.

Sebaliknya, anak muda generasi milenial pasti memiliki kelebihan khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi. Karenanya, kedua potensi ini harus bersinergi untuk menjawab tantangan ke depan.

"Paling penting, adalah semuanya sama-sama happy dan bersemangat," ucapnya. 

Sebagai informasi, senam bersama para lansia itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tahun 2019 tingkat Kota Semarang.

Tak hanya senam bersama, dalam peringatan HLUN tersebut dilakukan pula gerakan minum susu bersama, pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan gigi gratis, serta bazar dari berbagai UKM lansia binaan dari masing-masing kecamatan se-Kota Semarang.

Sejumlah doorprize dan hiburan disajikan untuk menghibur para lansia dari seluruh kelurahan dan kecamatan se-Kota Semarang. Peringatan HLUN 2019 ini pun didukung oleh Komda Lansia Kota Semarang serta Rotary Club.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya