Kompas.com - 31/03/2019, 17:35 WIB
Bangkai seekor ikan mola-mola ditemukan terdampar di Teluk Ambon tepatnya di pantai Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (31/3/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYBangkai seekor ikan mola-mola ditemukan terdampar di Teluk Ambon tepatnya di pantai Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (31/3/2019)


AMBON, KOMPAS.com - Bangkai seekor ikan mola-mola kembali ditemukan warga terdampar di perairan Teluk Ambon, Minggu (31/3/2019).

Bangkai ikan mola-mola ini ditemukan sudah dalam keadaan terapung dekat kerambah milik warga, tak jauh dari Tanjung Martafons, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.

Penemuan bangkai ikan yang sudah dianggap langka itu kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Petani yang Sering Bom Ikan di Perairan Soromandi

Koordinator Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Sorong Satker Ambon, Wiwit Handayani kepada wartawan di lokasi penemuan bangkai ikan tersebut mengatakan, ikan tersebut diduga telah mati sejak beberapa hari lalu.

“Sebab, bangkai ikannya mulai membusuk,” kata Wiwit, kepada wartawan, Minggu.

Dia mengatakan, untuk penanganan selanjutnya, bangkai ikan tersebut akan dikuburkan agar tidak menimbulkan pencemaran bagi lingkungan sekitar dan juga masyarakat setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bangkai ikan mola-mola yang ditemukan terdampar itu memiliki ukuran panjang 2,28 meter, dan lebar sirip ke sirip 2,36 meter. Adapun ukuran lebar badan ke badan 1,35 meter, sirip bagian atas 69 sentimeter, dan sirip anal 73 sentimeter.

Dia mengatakan, sejauh ini, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian ikan mola-mola tersebut. Untuk memastikan penyebab kematian ikan langkah itu, pihaknya harus melakukan penelitian mendalam.

“Kami tidak bisa melihat penyebabnya dengan kasat mata saja. Ada banyak faktor, bisa mati secara alami, bisa juga karena yang lain,” sebut dia.

Baca juga: Lagi, Ikan Mola mola Raksasa Terdampar di Pantai Australia Selatan

Dia menambahkan, habitat ikan mola-mola ini kebanyakan berada di perairan Bali. Pihaknya sendiri mengaku heran karena ikan tersebut bisa ada di Maluku.

“Habitatnya yang kami tahu itu Bali, kalau di sini kami baru tahu itu waktu terdampar kemarin, mungkin saja ikannya terdampar ke sini,” kata dia.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, seekor ikan mola-mola juga sempat terjerat jaring nelayan di Teluk Ambon.

Ikan itu kemudian dibawa nelayan ke Pantai Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, oleh nelayan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.