Imigrasi Amankan 7 Warga China dari Proyek PLTMH di Sukabumi

Kompas.com - 27/03/2019, 20:50 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.com - Petugas Imigrasi Kelas ll Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi ((TPI) Sukabumi, Jawa Barat, mengamankan tujuh pria warga negara asing (WNA) China, Rabu (27/3/2019) petang.

Mereka diamankan dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Cikaso PT Zhong Min Hydro di Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Saat turun dari kendaraan di kantor Imigrasi di Jalan Lingkar Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB, lima WNA China digiring para petugas ke gedung utama.

Sedangkan dua orang lainnya dimasukkan ke Ruang Detensi Imigrasi yang berlokasi di belakang gedung utama. Tidak lama kemudian, keduanya pun berganti pakaian mengenakan seragam berwarna oranye.

"Hari ini yang kami amankan tujuh orang berkewarganegaraan Tiongkok (China) dari lokasi PLTMH PT Zong Min di Sagaranten," kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Sukabumi, Zulmanur Arif kepada wartawan di halaman kantor, Rabu petang.

Baca juga: Imigrasi Surakarta Bentuk Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kecamatan

Dia menuturkan, informasi yang didapatkan sebelumnya, terdapat delapan orang WNA China yang bekerja di proyek itu. Namun setelah diperiksa, ternyata satu orang WNA China itu sudah pulang ke negaranya.

Ketujuh WNA Cina ini, lanjut dia, akan menjalankan pemeriksaan keimigrasian lebih lanjut oleh para petugas. Pemeriksaan ini sesuai Pasal 75 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Hasil pemeriksaan sementara, dokumen yang mereka miliki lengkap dengan visa yang lengkap. Mereka masuk secara legal, bukan orang asing yang masuk secara ilegal," tuturnya.

"Mereka bekerja sebagai tenaga ahli dalam proyek pembangunan PLTMH," sambung dia.

Baca juga: Imigrasi Amankan 8 Pekerja China di Batam

Zulmanur mengatakan saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan karena pemeriksaan masih akan dilakukan pada malam ini hingga besok. Namun, lanjutnya, bila memang tidak terbukti, para WNA China ini wajib dilepaskan kembali.

"Bila terbukti, pasti ditindak. Bisa dideportasi. Bisa ditangkal bahkan bisa pro justia," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.