Bertemu Ridwan Kamil, Wanita Ini Mengeluh Sudah 3 Tahun Belum Mendapatkan E-KTP

Kompas.com - 21/03/2019, 21:27 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menerima perwakilan warga di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Bandung, Kamis (21/3/2019) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menerima perwakilan warga di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Bandung, Kamis (21/3/2019) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Puluhan warga menyampaikan keresahannya terkait ragam persoalan di Jawa Barat (Jabar). Keluhan itu disampaikan warga saat bertemu Gubernur Jabar Ridwan Kamil di rumah dinasnya, di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Bandung, Jabar, Kamis (21/3/2019).

Febi, seorang warga Bandung berkeluh kesah lantaran upayanya mendapat KTP elektronik tak kunjung selesai. Bahkan Febi harus menunggu hingga tiga tahun.

"Saya daftar dari tahun 2016. Selama tiga bulan awal saya bolak-balik ke kantor kependudukan," kata Febi bercerita di hadapan Ridwan Kamil, Kamis.

Baca juga: Banyak Aduan Pinjaman Online, Ridwan Kamil Minta Kemendag dan OJK Cari Solusi

Febi pun akhirnya menyerah dan memilih pasrah.

"Sampai akhirnya saya bosen. Selama ini saya hanya dikasih surat keterangan," ujar Febi.

Keluhan juga disampaikan warga dari berbagai daerah seperti sulitnya membuat surat pindah dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil turut menghadirkan para Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di seluruh Jabar. Ia pun langsung menginstruksikan para kepala dinas untuk segera membereskan keluhan warga.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut 60 Persen BUMDes di Jabar Mati

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, masalah kependudukan jadi sekelumit persoalan yang kerap ia terima. Emil berkisah, saat menjabat Wali Kota Bandung, ia pernah mendapat keluhan dari salah seorang warga asing kesulitan mendapat surat pindah.

"Saya masih dimusuhi sama salah seorang bule, dia mau pindah ke Bandung tapi dia diminta surat pindah dari Kanada, jadi itu salah satu contoh. Jadi nanti kasusnya itu dikasih solusi sesuai polanya, itu masukan saya," kata Emil.

Emil mendorong setiap daerah untuk berinovasi dalam pelayanan kependudukan. Idealnya, kata dia, setiap urusan kependudukan bisa diselesaikan secara online.

"Bagi saya dengan warga ke kantor sudah enggak canggih, harusnya bisa dibuat online. Ada satu desa di Jogja, rekomendasi (pembuatan e-KTP) RT/RW sudah online. Seperti kita hari ini tiket online. Saya ingin kalau bisa Jabar berinovasi asal kompak, kita kan mau jadi provinsi digital," tuturnya.

Emil meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov Jabar untuk segera menggelar rapat kerja bersama seluruh daerah untuk saling berbagi informasi dan inovasi.

"Saran saya ke Pak Kadis, undang semua Disduk kita rapat kerja. Kita bikin pelayanan kependudukan Jabar juara, caranya saling menginspirasi," jelasnya.



Terkini Lainnya

Habis Pemilu, Terbitlah Tudingan Curang...

Habis Pemilu, Terbitlah Tudingan Curang...

Nasional
Pernyataan 'People Power' Eggi Sudjana yang Berakhir dalam Laporan di Kepolisian

Pernyataan "People Power" Eggi Sudjana yang Berakhir dalam Laporan di Kepolisian

Megapolitan
Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Internasional
Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Regional
Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

Regional
PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

Regional
Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Megapolitan
Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan

Close Ads X