Pegawai RSUD Kota Bima Mogok Kerja karena Jasa Pelayanan Tidak Dibayar 3 Bulan

Kompas.com - 11/03/2019, 18:28 WIB
Beberapa ruangan Poli ditutup menyusul aksi mogok kerja pegawai RSUD Kota Bima, Senin (11/3/2019). Para pegawai menuntut pembayaran uang jasa pelayanan yang belum cair selama tiga bulan. KOMPAS.com/SYARIFUDINBeberapa ruangan Poli ditutup menyusul aksi mogok kerja pegawai RSUD Kota Bima, Senin (11/3/2019). Para pegawai menuntut pembayaran uang jasa pelayanan yang belum cair selama tiga bulan.

BIMA, KOMPAS.com - Para pegawai honorer dan pegawai negeri sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima, melakukan aksi mogok kerja, Senin (11/3/2019).

Tenaga medis yang didomonasi para perawat itu diketahui mogok kerja lantaran uang jasa pelayanan tak kunjung cair.

Akibat mogok kerja, aktivitas rumah sakit lumpuh total. Sejumlah pasien yang hendak berkonsultasi dan berobat terpaksa harus kembali lagi ke rumahnya dengan rasa kecewa.

Baca juga: Kali Ketiga, Pasien Bebas HIV dengan Transplantasi Sumsum Tulang

Hingga Senin siang, sejumlah ruang pelayanan yang biasanya dipenuhi pasien, kosong tanpa ada seorangpun petugas medis. Bahkan, beberapa ruangan dalam kondisi digembok.

Terkait aksi pegawai mogok pelayanan ini, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit. 

"Persoalan utama itu tidak dibayar jaspel (jasa pelayanan) lebih kurang tiga bulan, terhitung Desember 2018 hingga Februari 2019. Sumber dananya dari BPJS, sedangkan pihak RS, kewenangan mereka hanya administrasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima H Ajhari saat dikonfirmasi. 

Ajhari mengatakan, tertundanya pembayaran jasa pelayanan pegawai medis karena kondisi BPJS di tingkat pusat. Tentang berapa nominalnya, Ajhari tidak menyebutkan.

"Dan tertunda ini di seluruh Indonesia," tutur Ajhari

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Pasien Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia | Buru KKB, Anggota Brimob Hilang Terseret Arus Sungai

Ajhari mengatakan, terkait hal itu pemerintah daerah tidak lepas tangan. Pihaknya berencana memanfaatkan dana pengembalian pajak rumah sakit jika disetujui oleh Wali Kota Bima untuk membayar jasa pelayanan para pegawai.

"Semoga bisa direstui, kami akan pakai Perwali," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Regional
Cerita Nelayan Natuna, Gali Lubang Tutup Lubang untuk Cari Ikan di Surga Bahari Perbatasan

Cerita Nelayan Natuna, Gali Lubang Tutup Lubang untuk Cari Ikan di Surga Bahari Perbatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X