5 Fakta Banjir di Kabupaten Bandung, Jalan Utama Lumpuh hingga Warga Tewas Tersengat Listrik

Kompas.com - 08/03/2019, 12:25 WIB
Tim SAR Gabungan tengah mengevakuasi korban meninggal di lokasi Banjir di Kampung Cigosol Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Foto BasarnasTim SAR Gabungan tengah mengevakuasi korban meninggal di lokasi Banjir di Kampung Cigosol Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung,

Ketinggian air banjir yang melanda 10 kecamatan di Kabupaten Bandung bervariasi, antara 10-280 sentimeter.

"Ketinggian air sementara, kalau di wilayah bagian atas mungkin menyurut, tapi di wilayah bawah seperti Kecamatan Balendah, dan Bojongsoang cenderung bertambah sedikit demi sedikit," ujarnya.

Jumlah terdampak banjir di seluruh kecamatan ini mencapai 22.105 kepala keluarga. Wilayah Balendah menjadi wilayah banjir yang paling banyak merendam pemukiman dengan ketinggian air mencapai 280 sentimeter.

Baca Juga: BNPB Sebut Banjir di Kabupaten Bandung karena Meluapnya Sungai Citarum

3. Ratusan warga terpaksa diungsikan

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), sebanyak 22.105 kepala keluarga terdampak banjir di Kabupaten Bandung.

Tercatat untuk sementara jumlah korban terdampak banjir adalah sebagai berikut, i Kecamatan Baleendah 5.271 kepala keluarga (KK), Kecamatan Dayeuhkolot 3.005 KK, Kecamatan Bojongsoang 2.370 KK, Kecamatan Rancaekek 3.383 KK, Kecamatan Cileunyi 3.373 KK, Kecamatan Majalaya 1.929 KK, Kecamatan Banjaran 2.414 KK, Kecamatan Cicalengka 85 KK, Kecamatan Kutawaringin 25 KK dan di Kecamatan Ibun sebanyak 250 KK.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meskipun banjir meluas, namun hanya ada 90 KK atau 283 jiwa yang mengungsi.

"Sebaran pengungsi di Kecamatan Dayeuhkolot 5 KK atau 17 jiwa, Kecamatan Baleendah 68 KK atau 226 jiwa, Kecamatan Bojongsoang 17 KK atau 40 jiwa," katanya.

Baca Juga: Banjir di Kabupaten Bandung Memaksa Ratusan Warga Mengungsi

4. Banjir akibat hujan deras dan luapan dari Sungai Citarum

Seorang warga membawa perlengkapan tidur untuk mengungsi dari rumahnya yang terendam banjir di Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (12/11/2018). Banjir sedalam 1 hingga 1,5 meter tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Citarum serta intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Bandung.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Seorang warga membawa perlengkapan tidur untuk mengungsi dari rumahnya yang terendam banjir di Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (12/11/2018). Banjir sedalam 1 hingga 1,5 meter tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Citarum serta intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pihak tim SAR gabungan melakukan evakusi warga di beberapa wiayah terdampak. Perahu pun sebagian telah diterjunkan untuk membantu evakuasi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X