Banjir di Kabupaten Bandung Memaksa Ratusan Warga Mengungsi

Kompas.com - 08/03/2019, 05:42 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung meluas dengan tinggi muka air hampir mencapai 3 meter. Foto BasarnasBanjir di Kabupaten Bandung meluas dengan tinggi muka air hampir mencapai 3 meter.

BANDUNG, KOMPAS.com - Banjir yang terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memaksa ratusan warga mengungsi, Kamis (7/3/2019).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebanyak 22.105 kepala keluarga terdampak banjir.

Mereka tersebar di 10 kecamatan, yakni di Kecamatan Baleendah 5.271 kepala keluarga (KK), Kecamatan Dayeuhkolot 3.005 KK, Kecamatan Bojongsoang 2.370 KK, Kecamatan Rancaekek 3.383 KK, Kecamatan Cileunyi 3.373 KK, Kecamatan Majalaya 1.929 KK, Kecamatan Banjaran 2.414 KK, Kecamatan Cicalengka 85 KK, Kecamatan Kutawaringin 25 KK dan di Kecamatan Ibun sebanyak 250 KK.

Baca juga: Banjir di Kabupaten Bandung, Akses di Sejumlah Jalan Lumpuh

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meskipun banjir meluas, namun hanya ada 90 KK atau 283 jiwa yang mengungsi.

"Sebaran pengungsi di Kecamatan Dayeuhkolot 5 KK atau 17 jiwa, Kecamatan Baleendah 68 KK atau 226 jiwa, Kecamatan Bojongsoang 17 KK atau 40 jiwa," katanya.

Sebelumnya, Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar Budi Budiman mengatakan, akses transportasi di beberapa jalan utama lumpuh terendam banjir.

"Untuk jalan utama Kecamatan Balendah dan Kecamatan Dayeuh Kolot tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua," katanya dalam pesan singkatnya, Kamis (7/3/2019).

Baca juga: Warga yang Tewas di Lokasi Banjir Kabupaten Bandung Diduga Tersengat Listrik

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Sudrajat menjelaskan beberapa jalur utama yang tak bisa dilalui.

"Jalan yang tak bisa dilalui kendaraan yakni Jalan Andir- Katapang, Banjaran-Dayeuh Kolot, Ciparay-Dayeuh Kolot, Jalan Cijagra-Cigebar, Jalan Raya Cidawoong-Majalaya, Dayeuh Kolot-Bandung," ujarnya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Regional
Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Regional
Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Regional
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Regional
Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Regional
Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Regional
Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga Sekitar Secapa AD Hegarmanah

Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga Sekitar Secapa AD Hegarmanah

Regional
Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Regional
Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Regional
Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Regional
Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Regional
84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

Regional
Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Regional
Wanita yang Ngamuk dan Lempar Al Quran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Wanita yang Ngamuk dan Lempar Al Quran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X