Pemadaman Titik Api Karhutla di Kepulauan Meranti Riau Masih Dilakukan

Kompas.com - 05/03/2019, 16:39 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di Kepulauan Meranti, Selasa (5/3/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGKebakaran hutan dan lahan di Kepulauan Meranti, Selasa (5/3/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Upaya pemadaman api kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) kini dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Pada Selasa (5/3/2019), terdapat sejumlah titik api di Kecamatan Rangsang dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Edy Afrizal mengatakan, strategi pemadaman dilakukan dengan cara penyekatan kepala api.

"Kami berupaya melakukan penyekatan kepala api, berupaya agar tidak meluas. Karena kalau sudah meluas bertambah sulit dipadamkan," ungkap Edy, saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Cegah Karhutla, Masyarakat Diminta Tak Buang Puntung Rokok di Lahan Gambut

Dia mengatakan, luas lahan yang sedang terbakar saat ini sekitar dua sampai lima hektare, yang di dalamnya terdapat kebun sagu dan semak belukar.

Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, PT Sumatera Riang Lestari (SRL), dan masyarakat setempat. Pemadaman sulit dilakukan karena tanah gambut.

Setelah dilakukan pemadaman api di permukaan gambut, petugas melanjutkan pendinginan, karena api masih ada di dalam gambut yang mengeluarkan asap.

Secara terpisah, Humas PT SRL Abdul Hadi mengatakan, pemadaman karhutla saat ini dilakukan di wilayah Kecamatan Rangsang.

"Tim dari kami, PT SRL, sudah diturunkan 140 orang bergabung dengan tim satgas melakukan pemadaman di Desa Mereng dan Desa Sokop, Bungur dan Gayung Kiri. Sebagian api sudah berhasil dipadamkan," kata Adi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Diguyur Hujan Selama 4 Jam, Titik Api Karhutla di Rupat Bengkalis Padam

Sementara dari pantauan Kompas.com, kabut asap tipis menyelimuti wilayah Selat Panjang, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Meranti.

Berdasarkan data dari BPBD Riau yang diterima Kompas.com, pemadamam dan pendinginan kebakaran lahan gambut di Kepulauan Meranti memasuki hari keenam. Data per 4 Februari 2019, luas lahan yang terbakar sekitar 63,4 hektare.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali, Tewaskan 10 Orang hingga Cerita Keluarga Korban

Sederet Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali, Tewaskan 10 Orang hingga Cerita Keluarga Korban

Regional
Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Kesedihan Penggali Makam Jenazah Covid-19: Kadang Kami Menangis Mengubur Bayi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

[POPULER NUSANTARA] Tabrakan Maut di Tol Cipali | Jumlah Kasus Covid-19 di Jateng Tertinggi

Regional
Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik 'Ayah Bunda' di Pengungsian Dipertanyakan

Pengungsi Merapi Kebanyakan Lansia dan Anak, Bilik "Ayah Bunda" di Pengungsian Dipertanyakan

Regional
4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

4 Fakta Istri Bupati Demak Meninggal karena Covid-19, Disebut Jarang ke Luar Kota, Diduga Tertular dari Saudara

Regional
Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Sedang Video Call Istri Sambil Makan Bakso, Seorang Pria Tiba-tiba Ditikam hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Kurang Alat Bukti, Bawaslu Bantul Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang

Regional
Film Jamal, Kisah Tentang 'Janda Malaysia' di Lombok

Film Jamal, Kisah Tentang "Janda Malaysia" di Lombok

Regional
5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM 1 Desember

5 Daerah Rawan Jelang HUT OPM 1 Desember

Regional
Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Saudaranya

Istri Bupati Demak Meninggal akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Saudaranya

Regional
2 Rumah Warga di Grobogan Ambruk Sebagian karena Diterjang Longsor

2 Rumah Warga di Grobogan Ambruk Sebagian karena Diterjang Longsor

Regional
Anggota Jaringan Pengedar Sabu lewat Figura hingga Sandal Ditangkap

Anggota Jaringan Pengedar Sabu lewat Figura hingga Sandal Ditangkap

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi November 2-5 Kali Lebih Tinggi Dibanding Oktober

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi November 2-5 Kali Lebih Tinggi Dibanding Oktober

Regional
Mayat Remaja Berusia 14 Tahun Ditemukan di Ladang Singkong

Mayat Remaja Berusia 14 Tahun Ditemukan di Ladang Singkong

Regional
Debat Pilkada Tanah Bumbu, Paslon Zairullah-Rusli Soroti Kemiskinan hingga Narkoba

Debat Pilkada Tanah Bumbu, Paslon Zairullah-Rusli Soroti Kemiskinan hingga Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X