Banjir Surut, Jumlah Pengungsi Gowa Mulai Berkurang

Kompas.com - 27/01/2019, 07:00 WIB
Suasana evakuasi korban banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Selasa, (22/1/2019). KOMPAS.com/ABDUL HAQSuasana evakuasi korban banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Selasa, (22/1/2019).


GOWA, KOMPAS.com - Banjir bandang akibat luapan sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan telah berangsur surut.

Sebagian pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing, terutama pengungsi yang berada di dataran rendah seperti Kecamatan Pallanga dan Kecamatan Sombaopu yang tidak terdampak longsor namun terdampak banjir.

Sementara titik pengungsian di Wilayah daratan tinggi relatif bertambah seiring dengan terbukanya akses sejumlah titik yang terisolir. Wilayah daratan tinggi tidak terdampak banjir, namun terdampak longsor.

Jika sebelumnya jumlah pengungsi mencapai 3.534 kini berkurang menjadi 3.141 orang.

Baca juga: Update Longsor Gowa: Total Korban yang Ditemukan 45 Orang

"Saya sudah pulang ke rumah untuk bersih bersih dan saya lihat cuaca sudah cukup membaik jadi posko pengungsian saya sudah tinggalkan," kata Rahman, warga Kelurahan Mangngalli, Kecamatan Pallangga.

Dilaporkan total jumlah pengungsi 3.141 orang.

"Banjir di dataran rendah sudah surut jadi sebagian pengungsi telah pulang ke rumah masing masing. Dan untuk wilayah dataran tinggi kami akan fokus kesana sebab masih ada beberapa titik longsor yang terisolir" kata Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Bupati Gowa sekaligus ketua tim Posko Induk Bencana Gowa.

Berikut data titik pengungsi yang dikeluarkan oleh Posko Induk Bencana Longsor dan Banjir Gowa pada pukul 13.00 WITA Sabtu, (26/1/2019).


Dataran Rendah :

  1. Masjid Baiatul Jihad Tompobalang, Kecamatan Sombaopu : 0 orang
  2. Kelurahan Samata, Kecamatan Sombaopu : 300 orang
  3. Masjid Mangngalli, Kecamatan Pallangga : 0 orang
  4. Puskesmas Pallangga : 0 orang
  5. Kantor Camat Pallangga : 69 orang
  6. Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontomarannu : 0 orang
  7. Pasar Minasa Maupa, Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu : 365 orang
  8. Gardu Induk PLN Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu : 82 orang
  9. Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Sombaopu : 60 orang
  10. Bukit Tamarunang, Kecamatan Sombaopu : 0 orang
  11. Kompleks rumah pemotongan hewan (RPH) Tamarunang, Kecamatan Sombaopu : 750 orang
  12. Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallabgga : 361 orang
  13. Puskesmas Kampili, Kecamatan Pallangga : 0 orang

Dataran Tinggi :

  1. Dusun Pattiro, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju : 259 orang dengan jumlah 46 kepala keluarga (KK)
  2. Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya : 180 orang dengan jumlah  61 KK
  3. Dusun Botong : 375 orang
  4. Dusun Tanetea : 165 orang
  5. Dusun Talumene : 175 orang

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Regional
Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Regional
Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Regional
Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Regional
KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

Regional
Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Regional
Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Regional
Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Regional
Guru Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Guru Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Tak Ingin Tanggung Jawab Setelah Hamili Korban, Alasan Pria Ini Bunuh Remaja yang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Tak Ingin Tanggung Jawab Setelah Hamili Korban, Alasan Pria Ini Bunuh Remaja yang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Regional
KLB DBD Diperpanjang, RSUD Maumere Kekurangan Dokter dan Ruangan

KLB DBD Diperpanjang, RSUD Maumere Kekurangan Dokter dan Ruangan

Regional
Arab Saudi Setop Umrah karena Virus Corona, Keberangkatan Ratusan Jemaah dari Semarang Ditunda

Arab Saudi Setop Umrah karena Virus Corona, Keberangkatan Ratusan Jemaah dari Semarang Ditunda

Regional
Polisi Akui Pantau Ayah Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Selama 1 Bulan

Polisi Akui Pantau Ayah Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Selama 1 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X