"Medan Kota Terjorok", Karangan Bunga Satire Dikirim untuk Wali Kota

Kompas.com - 24/01/2019, 11:40 WIB
Karangan bunga di halaman Kantor Wali Kota MedanInstagram Karangan bunga di halaman Kantor Wali Kota Medan

KOMPAS.com – Sebuah karangan bunga dari pengirim tak bernama alias anonim terpasang di halaman Kantor Wali Kota Medan di Jalan Letjen S Parman, Rabu (23/1/2019) kemarin.

Bukan sembarang karangan bunga, karangan bunga itu berisi pesan satire sebagai respons atas predikat Kota Medan yang mendapatkan poin terendah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam Adipura 2018 untuk kategori Kota Metropolitan.

Hal ini pun dengan cepat tersebar luas di media sosial.


Sebagaimana layaknya karangan bunga, papan itu berisi dekorasi dan ucapan selamat. Namun, kalimat yang tertulis di papan berwarna hitam ini  nampak  menggelitik.

"Selamat sukses kepada Wali Kota Medan atas penghargaan kota terjorok bagi Kota Medan tahun 2019. Semoga bapak sehat selalu, sayangi Medan," begitu isi ucapan karangan bunga tersebut.

Baca juga: Gagal Raih Adipura, Pemkot Bekasi Sebut Kurangnya Partisipasi Masyarakat

Dikutip dari Tribunnews.com, tidak diketahui siapa pengirim karangan bunga tersebut. Namun, tidak lama kemudian karangan bunga misterius itu sudah diangkut oleh tim Satpol PP dari halaman kantor.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, pagi tadi diangkat naik mobil pick-up," kata salah satu anggota Satpol PP yang bertugas.

Kepala Bagian Humas Pemkot Medan, Ridho Nasution menyatakan belum melihat secara langsung karangan bunga yang dimaksud. Namun, ia menolak kata "Kota Terjorok" seperti dalam tulisan.

"Saya sendiri belum melihat, tapi Medan adalah rumah kita bersama. KLHK juga sudah menyebutkan Medan bukan terkotor, tapi nilainya rendah," ujar Ridho.

Ridho pun menyebut besarnya peran masyarakat yang belum bisa turut menjaga kebersihan lingkungan, sehingga Medan mendapat poin rendah dari kacamata penilaian KLHK.

Aliansi Sayangi Medan, M Yusuf Hanafi mengaku pihaknya yang mengirimkan karangan bunga tersebut. Sindiran ini disampaikan karena ia merasa miris dengan kondisi kebersihan Kota Medan saat ini.

"Kami sangat mengapresiasi predikat tersebut bisa diraih oleh Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Meskipun apresiasi ini merupakan kritikan untuk beliau," kata Yusuf.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kecelakaan Berujung Maut Berulang Kali Terjadi, Pengelola Tol Cipali Dipanggil Polisi

Kecelakaan Berujung Maut Berulang Kali Terjadi, Pengelola Tol Cipali Dipanggil Polisi

Regional
Kisah Pasangan Suami-Istri Patah Kaki asal Flores yang Disantuni Jokowi

Kisah Pasangan Suami-Istri Patah Kaki asal Flores yang Disantuni Jokowi

Regional
Syukur Warga Samosir yang Anak-anaknya Masih Belajar Pakai Lampu Teplok

Syukur Warga Samosir yang Anak-anaknya Masih Belajar Pakai Lampu Teplok

Regional
Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Close Ads X