BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Puting Beliung di Sulsel

Kompas.com - 17/01/2019, 14:25 WIB
Ilustrasi puting beliung KOMPAS.com/M WISMABRATAIlustrasi puting beliung

MAKASSAR, KOMPAS.com - Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar daerah di Sulawesi Selatan ( Sulsel) di awal tahun 2019.

Dalam dua hari terakhir, Kota Makassar dan sejumlah daerah lain di Sulsel diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga ringan tanpa henti. Cuaca ekstrem diperparah dengan petir dan kilat hingga angin kencang.

"Potensi kejadian angin puting beliung masih berpeluang terjadi mengingat kondisi dinamika atmosfer saat ini. Potensi kejadian puting beliung bisa terjadi pada musim hujan maupun pada saat masa transisi," kata Prakirawan Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar Siswanto, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Cerita Warga Glagah yang Sempat Tertimpa Atap Warung Saat Puting Beliung Terjadi


BMKG memperkirakan kondisi itu akan terus bertahan hingga beberapa hari kedepan. Sementara untuk wilayah Makassar, hujan ringan turun sejak pagi di seluruh kecamatan dengan diselingi jeda pendek. Genangan mulai muncul di sejumlah titik jalan raya, meski belum ada laporan banjir.

“Makassar masih berpotensi turun hujan hingga dinihari nanti. Kondisi cuaca pada umumnya berkisar pada suhu udara 19 hingga 30 derajat celcius dengan kecapatan angin 10 hingga 40 kilometer per jam. Oleh karena itu kami imbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem, hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang," katanya.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X