Longsor Melanda Jalan Nasional Trans Flores NTT

Kompas.com - 09/01/2019, 14:03 WIB
Foto : Material longsor menutupi jalan Trans Flores dari Ende menuju Maumere, Selasa (9/1/2018) Kompas.com, Nansianus Taris Foto : Material longsor menutupi jalan Trans Flores dari Ende menuju Maumere, Selasa (9/1/2018)

ENDE, KOMPAS.com - Akibat diguyur hujan beberapa pekan terakhir, Jalan Nasional Trans Flores, tepatnya di Desa Lisi Pu,u, Kecamatan Wolo Waru, Kabupaten Ende tertutup longsor.

Akibatnya, di beberapa titik jalan hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat.

Pengendara dari arah Kota Ende menuju Kota Maumere juga sebaliknya perlu waspada saat melintas di jalan Trans Flores tersebut.

Maman, warga desa Lisi Pu,u kepada Kompas.com, Selasa (8/1/2018) mengatakan, longsor di jalan Trans Flores itu terjadi karena hujan deras dua pekan sebelumnya.

"Sejak perayaan Natal sampai tahun baru kan di sini hujan terus. Makanya banyak longsor yang tutup jalan," tutur Maman.

Baca juga: Bertemu Edelweis di Lereng Bukit Wajur Flores

Maman menambahkan, selain karena faktor cuaca, longsor di jalan Trans Flores itu juga karena kontur tanah yang memang rawan longsor. Khususnya, ruas jalan Ende-Maumere.

Dia berharap pemerintah segera menangani longsor di jalan Trans Flores itu. Sebab, Jalan Trans Flores itu jalur vital transportasi di pulau Flores.

"Bapak lihat sendiri kan, material longsornya masih menumpuk di badan jalan. Belum ada respon dari pemerintah. Ini kan sangat berbahaya bagi pengendara," ungkapnya.

Dia berharap, pemerintah bisa mengatasi bencana longsor yang ada di ruas Jalan Trans Flores.

Pantauan Kompas.com, Selasa (8/1), tampak material longsor di Jalan Trans Flores dari Ende menuju Maumere masih menutupi badan jalan.

Batu besar, tanah, dan pohon besar yang terbawa longsor masih menghias badan Jalan Trans Flores tersebut. Ada sekitar 6 titik longsor yang melanda ruas jalan nasional itu.

Akibatnya, pengendara harus antre bergiliran melintas, karena hanya satu jalur jalan yang bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Kompas TV Hingga pukul 6.30 pagi ini sudah terjadi belasan kali gempa susulan dengan kekuatan paling besar 3,5 Magnitudo.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X