Kronologi Tewasnya 2 Warga Gresik Setelah Pesta Miras Malam Tahun Baru

Kompas.com - 08/01/2019, 11:10 WIB
Ilustrasi Miras Oplosan TOTO SIHONOIlustrasi Miras Oplosan

GRESIK, KOMPAS.com - Seperti diberitakan sebelumnya, pesta minuman keras (miras) dilakukan belasan warga di wilayah Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik, pada saat  pergantian malam tahun baru 2019 lalu. Selepas pesta miras tersebut, beberapa warga kemudian meregang nyawa.

Dari keterangan yang diterima Kompas.com dari jajaran Polres Gresik, Selasa (8/1/2019), pesta miras tersebut diikuti sebanyak 11 orang. Sebanyak empat orang kemudian meninggal dunia, dan empat orang lainnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

"Pada Hari Kamis (3/1/2019) jam 12.00 WIB, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa diketahui terdapat empat korban meninggal dunia dan empat lainnya dirawat di rumah sakit, akibat diduga minum-minuman keras," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Selasa (8/1/2019). 

Atas informasi tersebut dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, diketahui dari keterangan korban bahwa pada Hari Senin tanggal 31 Desember 2018 telah digelar pesta miras di wilayah Mengare (Desa Tanjungwidoro), Kecamatan Bungah, Gresik, mulai pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Baca juga: 2 Warga di Gresik Tewas usai Pesta Miras pada Malam Tahun Baru

"Bertempat di tempat pengolahan mebel milik saudara ISW (40). Adapun jenis miras yang diminum oleh korban berupa miras Vodka Smirnoff yang dicampur dengan teh, kopi, dan alkohol kadar 96 persen," terang dia.

Campuran tersebut di tempatkan pada satu teko, yang selanjutnya diminum secara bergantian hingga habis. Dengan keesokan harinya, beberapa orang yang mengikuti pesta miras tersebut mengeluh mual dan lemas, hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Adapun korban yang meninggal dunia menurut keterangan polisi berinisial NM (17) warga Kecamatan Kebomas (meninggal di rumah sakit Fathma Medika), ZD (16) warga Kecamatan Bungah (meninggal di rumah sakit Ibnu Sina), ARF (40) warga Kecamatan Bungah (meninggal di rumah sakit Ibnu Sina), serta MKH (31) warga Kecamatan Bungah (meninggal di rumah sakit Fathma Medika).

"Untuk barang bukti yang diamankan berupa, satu botol bekas Vodka Smirnoff, teko yang digunakan untuk mencampur miras, satu karpet terpal yang digunakan sebagai alas, dan satu botol alkohol dengan kadar 96 persen," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Pesta Miras Oplosan yang Merenggut 3 Nyawa di Gresik

Pihak kepolisian juga sudah menetapkan satu tersangka atas kejadian ini, berinisial ISW (40) warga Kecamatan Bungah, Gresik. Selain dijadikan tempat pesta miras, ISW juga diduga sebagai pihak penyedia miras yang dikonsumsi para peserta pesta miras tersebut.

"Kami jerat Pasal 204 KUHP (tentang memperjualbelikan makanan yang membahayakan jiwa, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X