Kronologi Pesta Miras Oplosan yang Merenggut 3 Nyawa di Gresik

Kompas.com - 20/08/2018, 06:54 WIB
Kapolres Gresik, Jawa Timur, AKBP Wahyu Sri Bintoro (kanan), saat melihat olah TKP miras oplosan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Minggu (19/8/2018). Dok. Polres GresikKapolres Gresik, Jawa Timur, AKBP Wahyu Sri Bintoro (kanan), saat melihat olah TKP miras oplosan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Minggu (19/8/2018).

GRESIK, KOMPAS.com – Tiga pemuda meregang nyawa pada Minggu (19/8/2018) pagi diduga usai menenggak minuman keras (miras) oplosan yang dilakukan pada Kamis (16/8/2018) petang hingga Jumat (17/8/2018) pagi.

Korban tewas adalah Riko Yakub (23), Andik Kristanto, dan M Fendi Pradana (19).

Menurut data yang dikantongi pihak kepolisian dari berbagai saksi, awal mula pesta miras dengan oplosan vodka dan arak cukrik tersebut dilakukan pada Kamis petang, selepas para pemuda menyaksikan pertandingan sepak bola gala desa yang digelar di desa setempat.

“Dari kesaksian warga, selepas pertandingan bola itu ada banyak yang ikut minum, entah itu satu atau dua gelas, atau sekadar mencicipi. Tapi hanya enam orang saja yang lanjut dan kemudian pindah ke warung Bapak Solikhan, pada malam harinya hingga subuh,” tutur Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Minggu (19/8/2018).

Masih kata Wahyu, pada saat itu, keenam pemuda yang terlibat minum-minuman keras itu lantas diusir oleh Solikhan, yang kebetulan terbangun. Akhirnya, mereka berpindah lokasi di sekitar telaga yang berada di Desa Hulaan.

“Tapi kemudian setelah agak siang, mereka berenam melanjutkan (pesta miras) ke warung milik saudara Sukis hingga menjelang Shalat Jumat. Setelah itu, mereka pulang ke rumah masing-masing. Bahkan, Fendi dan Andik sempat bekerja pada Sabtu paginya, begitu juga Riko,” jelasnya.

Baca juga: 3 Pemuda Tewas, Puluhan Lainnya Keracunan pada Pesta Miras Oplosan di Gresik

Namun pada Sabtu (18/8/2018) malam, Fendi mengeluh sakit perut dan mual. Oleh keluarganya, dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH) Kendung, Surabaya.

Tapi karena kondisinya terus melemah, maka Fendi kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya dan meninggal dunia pada Minggu dini hari.

“Pada saat yang hampir bersamaan, korban Andik juga sempat mengeluh sakit kepada keluarganya dan dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Benowo di Surabaya pada Sabtu malam,” terang dia.

Sama seperti Fendi, nyawa Andik juga tidak tertolong pada Minggu pagi. Baru kemudian korban Riko yang sempat dirujuk ke rumah sakit Surya Medika Laban, Menganti, pada Minggu dini hari turut meninggal dunia pada pukul 06.00 WIB.

Baca juga: Berawal dari Pesta Miras, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Perkelahian

Melihat korban yang berjatuhan diduga akibat minum miras oplosan tersebut, lalu pemerintah desa setempat dan jajaran kepolisian menginstruksikan kepada sekitar 30 remaja lain yang diduga ikut mencicipi miras oplosan untuk melakukan medical check up di rumah sakit Dr Soetomo.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dusun Hulaan, Desa Hulaan, Imron Huda.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Regional
Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Regional
Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X