Keluarga Menanti Kepulangan Alvi, Pendaki yang Hilang di Gunung Lawu

Kompas.com - 05/01/2019, 11:11 WIB
Tim gabungan SAR bersiap mencari pendaki asal Magelang, Alvi Kurniawan (20) yang hilang saat mendaki puncak Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah melalui jalur Candi Cetho, Kamis ( 3/1/2019). KOMPAS.com/YOHAN TRI ANGGOROTim gabungan SAR bersiap mencari pendaki asal Magelang, Alvi Kurniawan (20) yang hilang saat mendaki puncak Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah melalui jalur Candi Cetho, Kamis ( 3/1/2019).


MAGELANG, KOMPAS.com - Rasa cemas tak bisa ditutupi dari raut Marwati (42), ibu Alvi Kurniawan (20), warga Dusun Mejing 3, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.

Wanita itu tengah menanti kepulangan anak sulungnya itu setelah dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Lawu Kabupaten Karanganyar sejak Rabu (2/1/2019) lalu.

"Saya terus berdoa, baca Al-Fatihah buat anak saya. Semoga cepat ketemu, selamat, tidak kenapa-kenapa. Mohon doanya," ungkap Marwati, ditemui di rumahnya, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Balapan ke Puncak Gunung Lawu, Pendaki asal Magelang Hilang

Marwati menceritakan, Alvi pamit hendak mendaki gunung pada Minggu (30/12/2018) lalu, namun tidak bilang bahwa akan ke Gunung Lawu. Alvi buru-buru mengemas perlengkapan mendakinya lalu segera pamit dan mencium tangannya.

"Baru saja pulang membantu saya jualan dari pasar. Sampai rumah langsung kemas-kemas pamit mau naik gunung, gitu. Saya sudah suruh dia istirahat dulu tapi katanya keburu kemalaman," cerita Marwati.

Alvi berangkat bersama enam rekannya menuju Gunung Lawu, yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah mengendarai sepeda motor dengan berboncengan. Kepada saudaranya, kata Marwati, Alvi sempat memberi kabar kalau ban sepeda motornya bocor di daerah Boyolali.

"Alvi SMS sepupunya kalau ban motornya bocor, dan sedang cari tambal ban. Itu kontak terakhir kami dengan Alvi," ujar Marwati, yang didampingi adik Alvi, Rika Tri Nuraini (15).

Baca juga: Cari Pendaki Hilang di Puncak Gunung Lawu, Polisi Tutup Jalur Pendakian

Setelah itu Alvi tidak memberi kabar apapun, sampai pada Rabu (2/1/2019) jelang tengah malam, tim SAR yang ada di Gunung Lawu menelpon memberi kabar jika Alvi telah hilang dan mereka sedang melakukan pencarian.

Menerima kabar itu, ayah Alvi, Mulyadi (53) bersama adik Alvi, Nanang Pangestu (18), berangkat ke Karanganyar, Kamis (3/1/2019). Keduanya ditemani sejumlah relawan di Desa Mejing dan Kepala Desa Mejing, menuju basecamp Cemoro Sewu, Karanganyar.

"Bapak dan adiknya sudah ke sana, biar dapat informasi jelas. Tapi sampai sekarang juga belum ada kabar lagi. Katanya di sana memang cuaca buruk dan sulit sinyal," katanya.

Menurutnya, saat pamit Alvi memakai kaos lengan pendek dan tas selempang kecil persis seperti di foto-foto yang tersebar di media sosial.

Marwati kembali tidak bisa menahan air matanya. Ia menceritakan sosok Alvi yang sangat baik dimatanya. Alvi yang membantu dirinya bekerja berjualan gorengan di Pasar Tegalrejo Magelang setiap hari.

"Alvi itu sregep (rajin), bantu saya jualan untuk keluarga. Dia tidak mau melanjutkan sekolah setelah lulus SMA, cuma mau bantu saya. Dia sayang keluaraga," katanya terisak.

Baca juga: Libur Panjang, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Meningkat

Rika Tri Nuraini, adik kandung Alvi, menambahkan bahwa kakaknya memang gemar mendaki gunung. Beberapa gunung di sekitar Magelang pernah didaki, seperti Merbabu, Prau, dan Andong. Sebelumnya ia belum pernah ke gunung Lawu.

"Setiap dia pergi mendaki, kakaknya mesti berpamitan, dan selalu pulang setelah selesai mendaki. Biasanya 2 hari sudah pulang," ungkap Rika.

Seperti diberitakan, Alvi dilaporkan hilang di Gunung Lawu Karanganyar. Informasi yang dihimpun tim SAR dari teman-teman Alvi, Alvi hilang setelah diajak balapan menuju puncak Lawu oleh seorang wanita asal Wonosobo. Wanita itu akan memberinya imbalan makan di Warung Mbok Yem yang ada di kawasan puncak.

Sampai Sabtu (5/1/2019) pagi, puluhan tim SAR dibantu polisi, warga, dan relawan, baik dari Karanganyar, Magelang sampai Magetan, masih melakukan pencarian terhadap Alvi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.