Fakta di Balik Pertemuan Sandiaga dan Syafii Maarif, Petuah Menjadi Negarawan hingga Alasan Tak Hadiri Reuni 212

Kompas.com - 03/12/2018, 15:03 WIB
Sandiaga Uno saat berpose di depan pendukungnya saat berkunjung ke Banyuwangi, Selasa (27/11/2018). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATISandiaga Uno saat berpose di depan pendukungnya saat berkunjung ke Banyuwangi, Selasa (27/11/2018).

Buya Syafii Maarif juga menyampaikan agar berpolitik dengan mementingkan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Kata Sandiaga, Ini Alasan Keluarga Pendiri NU Berikan Dukungan

4. Jangan jadi elite politik yang suka mengompori

Buya Syafii juga mengingatkan Sandiaga Uno untuk tidak menjadi elite politik yang suka memperkeruh suasana. Menurut Buya, pemilu yang damai juga tergantung dari para elite politik.

"Kalau elitenya mengompor-ngompori nanti, menurut saya juga nggak sehat, itu melelahkan. Sandi tampaknya sudah mau berusaha supaya semua damai dan semua betul-betul secara jujur membela bangsa ini," tuturnya.

"Merajut kembali persatuan dan keutuhan bangsa, jangan sampai terkoyak-koyak. Bersatu belum tentu berhasil, apalagi terpecah belah," imbuhnya.

Selain itu, Buya Syafii Maarif juga berpesan agar dari posisi politisi bisa menjadi negarawan. Jika politisi sudah menjadi negarawan, itu menjadi kunci Indonesia yang damai.

"Jadi posisi dari politisi menjadi negarawan itu yang sering saya sampaikan. Itu saya rasa kuncinya ke depan sehingga Indonesia tidak tercabik-cabik lagi," katanya.

Baca Juga: "Jadilah Wapres Rakyat Indonesia, Bukan Hanya untuk Partai Pendukung"

5. Alasan Sandiaga tidak hadiri reuni 212

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di Jalan Galuh II, Senin (28/11/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di Jalan Galuh II, Senin (28/11/2018).

Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno menyampaikan alasan tidak dapat menghadiri di acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Menurutnya, ia menaati keputusan Badan Pemenangan Nasional bahwa yang datang mewakili ke acara tersebut adalah Prabowo Subianto.

Selain itu, dia juga menaati nasihat Badan Pemenangan Nasional untuk terus turun ke pedesaan.

"Kami diputuskan oleh Badan Pemenangan Nasional bahwa kunci utama kami adalah terus turun ke pedesaan. Kebetulan hari ini ada agenda di delapan desa," ujar Sandiaga Uno usai bertemu dengan Buya Syafii Maarif di Yogyakarta.

Baca Juga: Di Yogyakarta, Sandiaga Sampaikan Alasan Tidak Hadir di Acara Reuni 212

Sumber: KOMPAS.com (Wijaya Kusuma)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X