Satu Tersangka Pelempar Poslantas di Lamongan Dikenal Enggan Bergaul

Kompas.com - 21/11/2018, 11:27 WIB
Rumah di Kelurahan Geneng, Kecamatan Brondong, Lamongan, yang dikontrak ER bersama keluarganya. KOMPAS.com/HAMZAHRumah di Kelurahan Geneng, Kecamatan Brondong, Lamongan, yang dikontrak ER bersama keluarganya.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Satu dari dua pelaku pelempar kaca poslantas Polres Lamongan di kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL), ER, dikenal oleh para tetangga jarang bahkan tidak pernah bergaul bersama warga.

Bersama dengan istri, UD, dan dua orang anaknya, ER mengontrak rumah di Kelurahan Geneng, Kecamatan Brondong, Lamongan. Meski ER sendiri merupakan warga Kecamatan Porong, Sidoarjo.

"Istrinya tinggal di sini lebih dulu, mungkin sejak dua tahunan lalu. Baru kemudian yang laki-laki itu, sebelumnya tidak pernah terlihat, baru kelihatan kira-kira lima bulan yang lalu," ujar Tumijan, salah seorang tetangga yang tinggal di samping kediaman ER, Rabu (21/11/2018).

Baca juga: Pos Lalu Lintas di Lamongan Diserang, Seorang Polisi Terluka

Selama berada di rumah kontrakan tersebut, para tetangga dan warga di lingkungan Kelurahan Geneng, juga tidak banyak mengetahui aktivitas ER sehari-hari, lantaran pribadinya yang tertutup dan jarang bergaul.

"Meski setiap malam beberapa warga di sini cangkrukan (kongkow), dia (ER) sekalipun tidak pernah ikut nimbrung. Apalagi ikut atau hadir dalam acara kondangan atau selametan," ucap dia.

Senada dengan Tumijan, Sumadi yang juga tetangga ER menambahkan, bila ER juga tidak pernah bertegur sapa dengan warga maupun para tetangga sejak dirinya diketahui tinggal di rumah tersebut.

"Biasanya kalau keluar atau mengantar anaknya, dia (ER) suka pakai penutup wajah seperti masker begitu. Jadi saya kadang juga sampai penasaran dengan wajah aslinya," tutur Sumadi.

Baca juga: Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Hanya Sumadi mengaku, sempat suatu hari sempat berbarengan dengan ER, ketika dirinya hendak pulang dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong. Meski sempat bersama, Sumadi mengaku tidak banyak mengobrol.

"Pernah sekali, sekitar empat atau tiga bulan yang lalu. Saya sempat bareng pulang dari TPI bersama, waktu itu dia sempat memberikan saya tumpangan dan mengajak saya pulang bareng. Itu juga selama perjalanan enggak sempat omong-omong," kenang Sumadi.

ER dan istri serta dua orang anaknya, menempati rumah kontrakan, berukuran 3,6 x 10 meter di Kelurahan Geneng, Kecamatan Brondong, Lamongan.

Baca juga: Kasus Pelemparan Pos Lalu Lintas di Lamongan Sudah Sering Terjadi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X