Kompas.com - 17/11/2018, 12:39 WIB
Foto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. Twitter: Muhadkly Acho/MuhadklyAchoFoto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.


Jumat Sore itu, Nuril bersama keluarganya, pergi ke kampung halaman mereka di Desa Puyung, Lombok Tengah, di sana ada si sulung yang tinggal bersama sang nenek, dan beraktivitas ekstakulikuler di sekolah sebagai anggota Paskibraka. Kata Nuril, itu cita-citanya sejak dulu, dia ingin sekali jadi pembawa bendera pusaka.

Halaman Rumah Nuril telah bersih ketika ditinggalkannya ke Lombok Tengah, mereka yakin hari-hari berikutnya akan cukup berat tetapi harus dijalani, terutama Rabu, 21 November mndatang. Di hari itu, Nuril harus memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Mataram.

Rudi Lombok dari Paguyuban Korban UU iTE (PAKU) mengatakan pihaknya tetap akan mendampingi Nuril, apalagi respon dari Kementrian Kominfo telah diberikan kepada Nuril.

Mereka menggalang dana dan terkumpul Rp 50 juta rupiah untuk Nuril.

"Memang sangat tidak masuk akal hukuman 6 bulan pejara dan denda Rp 500 juta itu, dari mana dia (Nuril) akan dapatkan uangmya, sedang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja dia kesulitan," kata Rudi.

Semua pihak yang bersimpati kepada Nuril terus menggalang dukungan termasuk bantuan koin untuk Nuril, jika nanti denda Rp 500 juta itu harus dibayarkannya untuk menebus apa yang tidak pernah dilakukannya.

"Saya hanya ingin bebas, tidak lainnya" kata Nuril .

Beberapa fakta Hari Jumat dan rabu yang selalu menghampiri Nuril:

- Rabu, 24 Mei 2017: Rieke Diah Pitaloka, anggota Komiai VI DPR RI memberi dukungan pada Nuril dan meminta Nuril dijdikan tahanan Kota.

- Rabu, 31 Mei 2017: Permohonan menjadi tahanan Kota dikabulkan Majelis Hakim PN Mataram

- Jumat, 2 Juni 2017: Beberapa hari setelah Nuril dinyatakan sebagai tahanan Kota dan berkumpul bersama Keluarganya

- Rabu, 26 Juni 2017: Nuril dinyatakan bebas dari segala tuduhan oleh Majelis Hakim PN Mataram

- Rabu, 26 Juni 2017: Ketua Majelis Hakim PN Mataram, Albertus Usada SH Majelis Hakim yang meneteskan air mata saat mengetuk palu kebebasan Nuril. Saat ini, Albertus tengah bertugas di PN Klaten.

- Rabu 26 September 2018: Keluarnya petikan putusan Mahkamah Agung yang menyatakan Nuril bersalah dan harus menjalani hukuman 6 bulan penjara, denda Rp 500 juta dan subsider 3 bulan penjara.

- Jumat, 9 November 2018: Nuril mendapat kabar atas putusan MA yang menyatakan dirinya bersalah.

- Jumat, 16 November 2018: Nuril menerima surat lagsung dari utusan kejaksaan Negeri Mataram, atas pemanggilan dirinya pada Rabu 21 November 2018.

Sungguh Hari Jum'at dan Rabu menjadi hari di mana banyak hal hal penting baik pahit maupun bahagia terjadi pada Nuril.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.