Pengungsi Korban Gempa di Mamasa Mulai Terserang Penyakit

Kompas.com - 10/11/2018, 22:28 WIB
Tidur di lapangan becek, belasan ribuan pengungsi gempa di mamasa sulawesi barat kekurangan logistik makanan dna  m relalwan yang membantu para pengungsi KOMPAS.comTidur di lapangan becek, belasan ribuan pengungsi gempa di mamasa sulawesi barat kekurangan logistik makanan dna m relalwan yang membantu para pengungsi

MAMASA, KOMPAS.com – Warga yang mengungsi karena gempa di Mamasa, Sulawesi Barat, mulai terserang berbagai penyakit, seperti gatal-gatal, diare, demam tinggi, hingga mengalami hipertensi di lokasi pengungsian.

Empat warga dibawa ke rumah sakit terdekat karena kondisinya perlu penganan dokter lebih lanjut.

“Dari 294 yang diperiksa, puluhan di antaraya terserag gtal-gatal diare, hingga hipertensi. Empat di antaranya karena kondisinya parah dirujuk ke puskesmas,” kata Kepala Puskesmas Sumarorong, Yustina Lolo.

Baca juga: Gempa Hari Ini: 13 Kali di Mamasa dan 2 Lindu di Wilayah Lain

Di posko kesehatan di Kecamatan Sumarorong, ada 294 pengungsi yang mayoritas anak-anak dan balita.

Kebersihan dan sanitasi air yang tidak tersedia di posko pengungsian menjadi salah satu pemicu banyaknya pengungsi mula terserang penyakit.

Apalagi, ketika curah hujan yang tinggi sejak wilayah ini terus diguncang gempa sepekan terakhir membuat lokasi-lokasi pengungsian di Mamasa becek dan kebersihannya tidak terpelihara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, ribuan pengungsi masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Baca juga: Sepekan Terus Diguncang Gempa, Apa yang Terjadi di Mamasa?

Mereka masih trauma pulang ke rumah karena geteran gempa masih sering dirasakan di wilayah mamasa.

Sementara itu, bantuan dari berbagai pihak, seperti intansi pemerintah, lembaga sosial dan organisasi kepemudaan mulai berdatangan ke lokasi pengungsian di mamasa.

Pengungsi yang sudah beberapa hari kekurangan stok makanan menyambut gembira uluran tangan para dermawan yang prihatin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.