Putri Pekerja Bangunan Ini Jadi Wisudawan Terbaik Politeknik Maritim Negeri Indonesia

Kompas.com - 27/10/2018, 20:45 WIB
Rima Dwi Nora Diah (20) saat ditemui seusai wisuda di Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Sabtu (27/10/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINRima Dwi Nora Diah (20) saat ditemui seusai wisuda di Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Sabtu (27/10/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Rima Dwi Nora Diah (20) tampak semringah pada Sabtu (27/10/2018) sore tadi. Sebab, dara 20 tahun itu didaulat menjadi salah satu yang terbaik di almamaternya.

Rima berhasil menyelesaikan studi di Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Politeknik Maritim Negeri Indonesia. Ia menjadi yang terdepan dengan indeks prestasi kumulatif ( IPK) 3,79.

Rima, panggilan akrabnya, mengaku bangga bisa menyelesaikan studinya di tengah keterbatasan. Orang tuanya berprofesi pekerja bangunan dan kerap berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain.

Untuk bisa kuliah, Rima harus memperjuangkan diri. Ia beruntung karena saat studi mendapat kucuran beasiswa dari pemerintah melalui program Bidikmisi.

"Ayah saya pekerja bangunan di Jakarta, ibu rumah tangga. Kuliah 3 tahun alhamdulillah dapat subsidi, dapat bidikmisi," kata Rima, saat ditemui seusai wisata di Patra Hotel, Sabtu sore.

Rima bercerita, hidup dalam kesederhanaan membuat dia termotivasi untuk belajar lebih serius. Bantuan beasiswa membuatnya bisa fokus belajar.

Setiap malam, ia pun fokus belajar untuk mata pelajaran yang akan diajarkan esok hari. Hal itu dilakukan rutin selama 3 tahun terakhir.

"Bantuan beasiswa sangat membantu. Di Polimarin mau kerja part time tidak bisa karena tinggalnya di asrama. Jadi murni mengandalkan beasiswa," ujar putri dari pasangan Rahmad Hartanto (53) dan Supartini (52) ini.

Baca juga: Penelitian di Goa, Mahasiswa Temukan Kerangka Manusia

Dikatakannya, kunci mencapai prestasi adalah dengan belajar dan fokus. Ketika ingin belajar, maka sebisa mungkin tidak ditunda. Waktu belajar pun tidak boleh dibatasi.

"Jadi kalau mau tes (ujian) tinggal review dikit," tambahnya.

Usai lulus, Rima pun beruntung karena lansung diterima di sebuah perusahaan di Jakarta.

Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia Sri Tutie Rahayu mengatakan, Rima merupakan satu mahasiswi berprestasi di kampusnya. Ia bersama 103 mahasiswa lain diwisuda dalam sidang senat terbuka Diploma 3 yang keempat.

Tutie mengatakan, para lulusannya berkompeten dan menambah sumber daya di bidang kemaritiman di negeri ini. Ia pun yakin semua yang diwisuda akan mendapat pekerjaan.

"Kami ada kerja sama dengan perusahaan nasional. Misalnya kerja sama dengan konsorsium yang isinya 45 perusahaan. Ketika selesai kuliah banyak diminta kembali kesini. Bahkan banyak yang belum lulus sudah diminta untuk bekerja," tandasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Angarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Angarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
Dibebaskan karena Wabah VIrus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Dibebaskan karena Wabah VIrus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Regional
Pengakuan Pria Mabuk yang Tikam Pemilik Warung hingga Tewas, Mengaku Kesal Ditegur Saat Ribut dengan Temannya

Pengakuan Pria Mabuk yang Tikam Pemilik Warung hingga Tewas, Mengaku Kesal Ditegur Saat Ribut dengan Temannya

Regional
Seluruh Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa Telah Kembali ke Daerah Asal

Seluruh Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa Telah Kembali ke Daerah Asal

Regional
Datang ke Karawang untuk Cari Kerja, Pria Ini Malah Cabuli 6 Bocah Perempuan

Datang ke Karawang untuk Cari Kerja, Pria Ini Malah Cabuli 6 Bocah Perempuan

Regional
Cerita Staf Ridwan Kamil Sembuh dari Covid-19, Saksikan Perjuangan Tim Medis Rawat Pasien Corona

Cerita Staf Ridwan Kamil Sembuh dari Covid-19, Saksikan Perjuangan Tim Medis Rawat Pasien Corona

Regional
Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Prosedur Pasien Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Prosedur Pasien Covid-19

Regional
Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku Berkat CCTV

Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku Berkat CCTV

Regional
Detik-detik 3 Perampok di Pekanbaru Ditembak Polisi

Detik-detik 3 Perampok di Pekanbaru Ditembak Polisi

Regional
Bantu Petugas Medis Lawan Covid-19, Pemain Persik Kediri Ini Lelang Jersey

Bantu Petugas Medis Lawan Covid-19, Pemain Persik Kediri Ini Lelang Jersey

Regional
16 Hotel di Surabaya Tutup Dampak Pandemi Corona, Gaji Karyawan Dipotong 50 Persen

16 Hotel di Surabaya Tutup Dampak Pandemi Corona, Gaji Karyawan Dipotong 50 Persen

Regional
Pernikahan Siri Syekh Puji dengan Anak 7 Tahun Digelar Tengah Malam dan Saksi Sebut Ada Pencabulan

Pernikahan Siri Syekh Puji dengan Anak 7 Tahun Digelar Tengah Malam dan Saksi Sebut Ada Pencabulan

Regional
Alasan Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Alasan Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X